Haji Mabrur Balasannya Surga
Umrah ke umrah itu menghapuskan dosa
Penulis: admin | Editor: Bejoroy
Apabila mereka yang telah menunaikan ibadah haji itu memiliki komitmen yang tinggi terhadap haji mabrur yakni mempunyai kepedulian dan kepekaan sosial yang tinggi tentulah negeri ini akan menjadi negeri yang damai, yang aman, sejahtera dalam lindungan dan ampunan Allah SWT.
Manakala orang yang telah menunaikan ibadah haji itu tergolong orang yang kaya atau mampu maka sebaiknya memperbanyak amalan sedekahnya untuk menolong kaum fakir miskin, papa. Demikian pula dalam memberikan kebaikan seperti bantuan berupa harta, makanan, pakaian dan lain-lain kepada kaum yang lemah dan sengsara atau yang sedang ditimpa musibah, semuanya itu hendaknya dilakukan dengan penuh keikhlasan untuk mengharapkan keridhaan Allah SWT dan dalam rangka memelihara dan menjaga ibadah hajinya.
Dan apabila orang-orang yang telah menunaikan ibadah haji itu adalah para pejabat dan pegawai baik negeri maupun swasta lalu mereka menjadi lebih jujur, disiplin dan produktif maka itu pertanda mereka komitmen pada hajinya. Demikian pula para pelaku bisnis alias pengusaha, pedagang dan para petani yang bekerja dengan baik tidak melakukan praktek kecurangan. Maka mereka itulah para hujaj yang layak mendapat gelar haji mabrur.
Semogalah saudara-saudara (ikhwan) kita yang saat ini masih tekun menunaikan ibadah haji di tanah suci Mekkah Al-Mukarramah maupun yang sudah meraih titel/gelar Al-Hajj dan tidak hanya mengerjakan haji secara normatif dan sekadar menggugurkan kewajiban haji saja (rukun Islam kelima), menjadi kelompok-kelompok yang produktif dalam mengamalkan ajaran Islam, khususnya nilai-nilai ibadah haji, sehingga mereka dapat menjadi contoh/suri tauladan bagi umat. Amin.