300 Karyawan Carrefour Terancam PHK

PALEMBANG, SRIPO — Akuisisi Palembang Square (PS) Mall dari pemilik PT Bayu Jaya Lestari Sukses (BJLS) oleh Lippo Karawaci Group sejak Agustus 2007 silam ternyata melebar ke Carrefour. Pihak Lippo meminta hypermarket asal Prancis ini keluar dari PS Mall. Bila hal ini terjadi sedikitnya 300 karyawan Carrefour terancam pemutusan hubungan kerja (PHK).

Customer Service Carrefour Nur Fitri Mukti ditemui, Selasa (11/8), mengakui persoalan yang kini tengah dihadapi Carrefour. Persoalan itu terjadi setelah pemilik menjual mal kepada pemilik baru. Sejak itu, persoalan muncul dan berkembang ke publik. Namun, ketika ditanya Carrefour diminta tutup tanggal 14 Agustus nanti, ia enggan berkomentar lagi. “Silakan besok (hari ini, Red) mendengar penjelasan direksi. Semua akan tahu persoalan sebenarnya dan kelanjutan dari Carrefour,” ungkapnya.

Ia sendiri belum tahu bagaimana nasibnya bersama ratusan karyawan Carrefour lainnya, baik yang berstatus tetap maupun kontrak bila benar tempatnya bekerja itu harus tutup. Menurutnya, sampai saat ini karyawan belum mengetahui persoalan sesungguhnya. Namun seluruh karyawan bekerja seperti biasa. Bahkan, jumlah pengunjung tidak turun. Promo-promo tetap dilaksanakan seperti biasanya dan suplai dari distributor masih berjalan.

Sampai 2023
Berdasarkan surat yang ditandatangani Corporate Affairs Director Irawan D Kadarman, Carrefour hadir di Palembang tahun 2004, dan merupakan gerai pertama di luar Jawa. Kontrak Carrefour dengan pemilik/pengelola lama berakhir tahun 2023 mendatang. Namun baru berjalan empat tahun terjadi akuisisi. Pengelola meminta gerai Carrefour yang menempati lantai I dan II ini untuk keluar.

Di tempat terpisah Senior Manager GA PT JM Pasaraya, Gotti Situmorang, S So mengatakan, Grand JM tidak akan pindah atau tutup sebab tanah dan gedung yang ditempati milik JM sendiri. Namun, JM Grup tetap bekerjasam sama dengan PT BJLS dalam pengelolaan seperti listrik, kebersihan dan keamanan, sebab letak Grand JM satu komplek dengan PS Mall.  “Tidak semua kios di PS itu penyewa, seperti Toko Idaman. Mereka punya sendiri. Tapi untuk atrium dan kios kecil itu penyewa,” tutur Gotti. “Wah, kalau ditanya soal Carrefour, saya tidak tahu. Apalagi kalau disoal akan ada pengganti Carrefour,” tambahnya.
Isu tutupnya Carrefour meresahkan karyawan. Sejumlah karyawan yang dimintai komentarnya enggan bicara dengan alasan informasi belum jelas. Ada juga yang mengaku takut salah komentar dan malah mempersulit posisinya.

Belum Ada Mandat
Sementara itu, H Chairul S Matdiah SH yang dihubungi selaku salah satu tim kuasa hukum PT BJLS mengaku belum mendapat mandat untuk memberikan komentar apa pun terkait dengan isu ini.

“Saya belum mendapat mandat untuk memberikan statemen apa pun maka mohon maaf saya belum bisa memberikan komentar apa-apa dulu,” kata Chairul di ruang kerjanya, Selasa (11/8).

Pengacara Acuanto SH yang beberapa waktu lalu menjadi kuasa hukum PT BJLS dan pengusaha Sengman, ketika dikonfirmasi, Selasa (11/8) pun enggan memberikan komentar apa pun.

Catatan Sripo
Catatan dokumentasi Sripo tanggal 29 Januari 2008 lalu, Lippo Karawaci yang tergabung dalam Lippo Group mengakuisisi Palembang Square (PS) Mall. Meskipun telah diambil alih oleh pihak Lippo, namun komposisi direksi masih didominasi PT Bayu Jaya Lestari Sukses (BJLS).

Facility & TR Manager saat itu Wilson Indrawijaya ST membenarkan hal itu. Menurutnya, akuisisi telah dilakukan pada Agustus 2007 lalu namun belum dipublikasikan kepada publik karena hingga kini akuisisi tersebut masih dalam proses peralihan.

“Secara resmi memang belum, tetapi proses menuju ke arah peralihan terus berjalan. Sebenarnya informasi belum boleh disampaikan,” ungkap Wilson.
Menurutnya, sebagian besar kepemilikan saham PT BJLS diambil alih Lippo Karawaci sedangkan susunan direksi mayoritas diisi orang-orang PT BJLS. Begitu pula dengan pengelolaan PS Mall sehari-hari dipegang atau dijalankan manajemen lama karena pemegang saham mayoritas yakni Lippo Karawaci tetap menyerahkan sepenuhnya pada direksi.
 (sep/ahf/saf)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved