Helipad Warisan Tommy
PENGANGKUTAN jenazah tiga terpidana mati pelaku bom Bali I Amrozi Cs setelah dieksekusi, dipastikan akan menggunakan helikopter. Dua helipad atau landasan terbang helikopter, telah disiapkan di Nusakambangan.
Satu helipad dibangun saat Tommy Soeharto menjalani pidana penjara 10 tahun terkait kasus pembunuhan hakim agung Syaifuddin Kartasasmita. Namun Helipad warisan Tommy, diperbesar karena hanya untuk ukuran helikopter kecil.
“Benar, di Nusakambangan sudah disiapkan dua helipad,” ujar seorang petinggi militer di Cilacap yang tak mau disebutkan namanya kepada Persda Network di Cilacap, Minggu (2/11).
Sumber Persda Network yang setiap hari bekerja di Nusakambangan menceriterakan, dua helipad tersebut telah rampung. Menurutnya, satu helipad peninggalan Tommy,ukurannya terlalu kecil. “Sekarang sudah diperlebar. Satu helipad lagi,baru selesai dibangun,” tukasnya.
Untuk pengangkutan ketiga jenazah,rencananya dipecah menjadi dua. Jenazah Amrozi dan kakak kandungnya yakni Mukhlas, akan diangkut ke Lamongan. Sedangkan jenazah Imam Samudera, diterbangkan dengan heli ke Serang, Banten.
Minggu siang, dua petinggi Polda Jateng yakni Direktur Intelkam Kombes Bambang Sudarisman dan Kepala Biro Operasional Kombes Sahala Palagan, mengecek langsung kesiapan anak buahnya di Nusakambangan.
“Kalau dari kami (kepolisian), sudah siap. Kejaksaan kan sudah menetapkan awal November. Kami laksanakan,” tegas Kombes Palagan yang akan terbang ke Polda Jateng dengan menggunakan helikopter di Bandara Tunggul Wulung, Cilacap.
Ditegaskan Palagan, kondisi keamanan di Nusakambangan kondusif. Tidak ada gangguan apapun terkait rencana eksekusi Amrozi Cs tersebut.
“Kondusif.T idak ada reaksi dan aksi apapun,” tambahnya.
Sementara itu,suasana di kawasan Cilacap terlihat tenang. Tidak tampak ada gangguan keamanan di kawasan tersebut. Baik di PT Pertamina maupun PLTU Cilacap.
Di depan PT Pertamina, terlihat dua water canon dan kendaraan taktis (rantis) milik Polisi telah disiapkan. Sedangkan di Pusat Diklat Kopassus cabang Cilacap, terlihat sekitar 10 mobil truk pengangkut pasukan Brimob.(Persda Network/yls)