Bas Si Sulung yang Pendiam

Bas Si Sulung yang Pendiam

Inilah rumah yang ditempati Basrief Arief dan orangtuanya di Tanjungenim dulu.

SRIPO/ARI

PENGANGKATAN Basrief Arief sebagai Jaksa Agung RI mengejutkan banyak pihak. Apalagi Basrief sudah pensiun dini sebagai jaksa sejak empat tahun silam. Kemunculan namanya itu membuat orang bertanya-tanya siapa sesungguhnya jati diri pria berkumis lebat itu.

 Nama Basrief Arif di lingkungan masyarakat Tanjung Enim tidak terlalu dikenal. Itulah kesan yang didapat Sripo saat mengunjungi Tanjung Enim, Jumat (26/11). Maklum ia bersekolah di Tanjungenim saat SD dan SMP.

 Setelah itu, ia melanjutkan sekolah di SHD (sekolah kejaksaan) di Palembang.

Saat bersekolah di Kejaksaan, ayahnya tercinta, yang pada saat itu merupakan salah satu pejabat di PN Taba (PTBA, red), meninggal dunia. Setelah itu, mereka sekeluarga besar hijrah ke Palembang meninggalkan rumah dinas PN Taba yang mereka tempati semasa ayahnya bertugas di Jl Teduh, Kelurahan Pasar, Tanjungenim.

 Namun sosok keluarga besar Basrief Arief ternyata cukup dikenal oleh orang perantauan Padang Pariaman. Keluarga besar Basrif meskipun dikenal keturunan Padang Pariaman sudah seperti orang Sumsel. Basrif dan hampir seluruh adiknya hampir lahir dan besar di Tanjungenim.

 Menurut Jamalus (78) warga Jl Gereja, Talang Jawa, Tanjungenim, dahulu merantau dari Padang ke Tanjungenim pada tahun 1953, namun almarhum Bagindo Bahctiar Arief dan almarhumah Hj Siti Aminah, sudah ada lebih dulu di Tanjungenim.

 Pada tahun 1957, Bagindo Bachtiar Arief, terpilih sebagai Ketua Minang Saiyo (perkumpulan perantau Padang). Dan ia sendiri sebagai tukang tulis (sekretaris, Red).

 Keluarga Mendukung Sementara di Palembang, terpilihnya Basrief Arief menjadi Jaksa Agung membuat keluarganya bangga.

Saat mengunjungi rumah orangtuanya yang pernah ditinggali di Jl Keris Komplek YPP No 17 RT 6 RW 2 Kelurahan 20 Ilir DII Kecamatan Kemuning, hanya ada seorang keponakannya.

 “Tanya sama Pak Wo saja (adik ipar Basrief) di rumah bawah Mas, ayo saya antar,” ujar gadis tersebut.

 Kemudian setelah diantarkan dan hanya menyeberang jalan saja, keluarlah Hermansyah (55), suami dari Salmiati, adik kandung nomor dua Basrief Arif.

 Kemudian pria pensiunan PTBA ini menceritakan perihal kakak iparnya tersebut sepengetahuannya saja.

 “Pak Basrief itu anak pertama dari sepuluh bersaudara. Dulu sewaktu ibu mertua masih ada, kakak kami sering kunjungi ibu,” jelasnya.

 “Kami lahir dari keluarga sederhana dan berhasil dengan mandiri dan tenaga kami masing-masing. Alhamdulillah, dengan kegigihan ibu kami juga, kami dapat berhasil tanpa mendapatkan bantuan keluarga,” jelas Basrun, adik Basrief, melalui telepon.

 Menurut Basrun, kakaknya Basrief adalah orang yang merakyat. “Kalau hobi dia yang wah..itu, bermain tenis. Tetapi kalau lagi kongkow-kongkow berkumpul, diajak maen gaplek pun mau. Pokoknya kami sekeluarga mendukung,” doa Basrun.

 Pendiam Untuk sosok Basrief Arief, dikenal orangnya pendiam namun supel serta mengayomi adik-adiknya. Meskipun akhirnya mereka pindah ke Palembang, namun jika pada saat berziarah ke makam orangtuanya di pemakaman Padang (PSDS) Talang Jawa, Tanjungenim, ia (Basrief Arief) tidak pernah lupa untuk mampir ke rumahnya. Juga ke adik kandungnya Syalmiati di Tanjungenim.

 “Adiknya dan suaminya sering di Palembang. Di sini yang ada anaknya Syalmiati bernama Robi, keponakan Basrief Arief. Tapi kalau ingin lebih jelas Bapak datang saja ke Sekip Ujung, di sana keluarga besarnya ngumpul,”ujar Muhamad Ilyas.

 Basrief Arief itu jika tidak salah ada 10 bersaudara. Adapun kesembilan adiknya yakni Basrief Arief, Basrun Bin Arief, Syalmiati Bin Arief, Armand Bin Arief, Zulfikar Bin Arief, Zulkaranain Bin Arief, Idramsyah Bin Arief, Irzammuzaf Bin Arief, Osmiar Bin Arief, Syahrunnizam Bin Arief.

Sedangkan Basrief Arief mempunyai istri bernama Hj Asminar Basrief. Basrif dikaruniai tiga anak yaitu Ir Abraham Arief MS MAF, Barnal D Arief B.Bus, BIS, Elviera Aref SH.

 “Saudara-saudaranya dikenal cukup sukses. Seperti Armand, pejabat di BI, Idramsyah di BNI, Zulfikar di Pertamina dan lain-lain,” urai Ajo (uda.red) Ilyas nama panggilannya jika dipanggil oleh Basrief Arief.

(ari/mg4)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved