Berita Palembang
Sebanyak 40 Rumah di Graha Sukawinatan, Warganya Harus Begadang untuk Mendapatkan Air Bersih PDAM
Warga jalan Perjuangan, perumahan Graha Sukawinatan Permai, Sukajaya, Sukarami Palembang, rela begadang setiap malam demi mendapatkan air bersih.
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Warga jalan Perjuangan, perumahan Graha Sukawinatan Permai, Sukajaya, Sukarami Palembang, rela begadang setiap malam demi mendapatkan air bersih.
Yaser Arafat, warga sekitar menuturkan, air PDAM di lingkungan perumahannya akan mengalir pada jam 02.00 dinihari setiapdua hari sekali.
"Hidup airnya jam 2 dinihari, paling lama bertahan sampai jam 3, hampir setiap malam begadang, ditambah lagi hidupnya setiap 2 hari sekali," jelas Yaser Arafat, Selasa (14/5/2019).
Menurutnya, batasan waktu untuk menghidupkan air terlalu singkat sehingga jika tidak melek maka tidak dapat air.
"Semalam cuma setengah jam hidup, cuma mendapat setengah drum air, waktunya terlalu singkat, masih banyak kebutuhan air yang kurang," terangnya.
Sebagai penduduk yang sudah lama tinggal disana, ia menyayangkan terjadinya hal tersebut secara terus-menerus.
• PT Bukit Asam Gelar Bukber dan Berikan Santunan Kepada Ribuan Anak Yatim Piatu dan Kaum Dhuafa
• Begini Cara atau Alur Mendaftar Online untuk Zonasi SMA Reguler di Sumsel
• Video Pergoki Pencuri, Aiptu Yashudi Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Plaju Terkena Tembakan
"Lah lamo aku tinggal disini sudah tujuh tahun, tapi sudah sering kekurangan air, bahkan tidak hidup (mengalir) sama sekali," ujarnya.
"Jadi terpaksa kami beli air galon, kadang juga patungan sama tetangga beli air tengki, setiap rumah itu 50 ribu, kemudian baru kami bagi airnya," ujarnya.
Hal itu, tidak dialami secara merata oleh seluruh warga, akan tetapi ada yang mendapatkan air secara terus menerus.
"Heran aku, kadang air tetangga hidup sedangkan punya kami tidak, padahal bersebelahan," ucapnya.
Ia berharap, kepada pihak PDAM Tirta MUsi akan memperbaiki keluhan warga, sehingga pembagian air akan didapatkan secara merata pada setiap rumah.
"Harapannya PDAM itu datang kesini, agar ada solusinya, karena disini sekitar 40 rumah, mengalami hal yang sama," tutupnya.