Antisipasi Kebutuhan Jelang Ramadan, Tunjuk 3.910 Pangkalan Elpiji Siaga

Memastikan tidak terjadi kekosongan gas elpiji, baik ukuran tiga kilogram hingga 12 kilogram Pertamina kini sudah menunjuk 3.910 pangkalan siaga.

Antisipasi Kebutuhan Jelang Ramadan, Tunjuk 3.910 Pangkalan Elpiji Siaga
SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI
Ilustrasi - Seorang pekerja di pangkalan elpiji menyusun tabung gas elpiji 3 kg yang kosong. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Memastikan tidak terjadi kekosongan gas elpiji, baik ukuran tiga kilogram hingga 12 kilogram Pertamina kini sudah menunjuk 3.910 pangkalan siaga.

"Mereka inilah yang akan membanjiri stok-stok elpiji di masyarakat. Dengan begini kita harapkan tidak terjadi kelangkaan lagi," ucap General Manager Marketing Operation Region II Sumbagsel, Primarini usai kegiatan nonton bareng Wartawan, Kamis (25/4).

Saat ini, lanjut dia, di wilayah Sumbagsel terdapat 300 Agen elpiji subsidi dan 13.033 Pangkalan LPG PSO, dimana sebanyak 3.910 pangkalan ditunjuk sebagai pangkalan siaga.

Untuk LPG non subsidi, terdapat 55 Agen yang siap melayani masyarakat. Pihaknya meminta masyarakat lebih proaktif, jika menemui kekosongan atau ada agen yang melakukan penumpukan elpiji untuk segera melapor ke call center Pertamina. Laporan tersebut akan langsung ditindaklanjuti dengan melakukan pengecekan langsung di lokasi.

Selain elpiji, kenaikan lain diprediksi meningkat adalah Avtur karena pesawat sudah menjadi salah satu moda transportasi masyarakat modern. Di Satgas RAFI 2019 ini, prediksi peningkatan kebutuhan Avtur mencapai 29 persen.

"Tim Satgas RAFI 2019 akan siaga melayani 6 Bandara dan 99 penerbangan yang keluar masuk setiap harinya di bandara tersebut. Antisipasi lain selain distribusi Avtur yang lancar, seperti pengecekan truk pengisian dalam kondisi baik dan personil yang fit juga terus kami pastikan," ungkapnya.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan energi tidak mengganggu ibadah Puasa bagi yang menjalankan, Pertamina Region Sumatera Bagian Selatan terus berkomitmen menjaga distribusi dan keamanan stok di seluruh unit bisnisnya. Komitmen ini dituangkan dengan pembentukan Tim Satuan Tugas Ramadhan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) 2019 yang akan berdedikasi menjalankan amanah menjaga ketahanan energi mulai H-15 hingga H+15 Idul Fitri 1440H/2019.

Sedangkan General Manager Refinery Unit III Plaju, Yosua I. M. Nababan memastikan kilang kebanggaan Sumbagsel ini siap mensuplai kebutuhan energi selama Bulan Ramadhan dan Idul Fitri.

"Seluruh produk, Premium, Pertamax, Biosolar, Avtur, LPG, dan Kerosene stoknya kami pastikan cukup dan dapat memenuhi kebutuhan energi masyarakat selama periode Satgas RAFI 2019," katanya.

Yosua menambahkan, kini RU III Plaju per Maret 2019 juga sudah memproduksi 100 persen lifting B20 untuk didistribusikan. "Totalnya sekitar 1.248 Million Barrel (MB) B20, semuanya didistribusikan ke Terminal BBM Kertapati sekitar 60 persen dan TBBM Panjang Lampung 40 persen," jelas Yosua.

Untuk BBM, jenis Gasoline seperti Turbo, Pertamax, Pertalite, Premium mengalami kenaikan sekitar 18.9% dari output hariannya, sedangkan Gasoil seperti Dex, Dexlite, dan Biosolar mengalami penurunan sekitar 13.4%. "Hal ini merupakan hal yang wajar karena peningkatan mobil pribadi sebagai moda transportasi saat mudik dan balik Idul Fitri dan pelarangan sementara kendaraan berat melintas selama masa mudik dan balik ini," ujarnya.

Jika dilihat per produk Gasoline, Turbo akan mengalami peningkatan signifikan hingga 100%, Pertamax 38%, Pertalite 24%, dan Premium 7%. Untuk Gasoil, Biosolar diperkirakan berkurang sekitar 14%, sedangkan Dexlite meningkat 9% dan Dex meningkat 42%, peningkatan Dexlite dan Dex dipicu penggunaan mobil pribadi bermesin diesel. (why)

===

Penulis: Dewi Handayani
Editor: Bejoroy
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved