Jembatan Musi VI Molor Sampai 2020, Masih Butuh Rp 105 M

Pemerintah Provinsi Sumsel bakal menggarkan dana sebesar Rp 105 milira untuk penyelesaian Jembatan Musi VI, Palembang yang hingga kini belum selesai p

Jembatan Musi VI Molor Sampai 2020, Masih Butuh Rp 105 M
Sriwijaya Post edisi cetak
Jembatan Musi VI Molor Sampai 2020, Masih Butuh Rp 105 M. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pemerintah Provinsi Sumsel bakal menggarkan dana sebesar Rp 105 milira untuk penyelesaian Jembatan Musi VI, Palembang yang hingga kini belum selesai pengerjaannya, Minggu (21/4). Jembatan itu diperkirakan baru akan selesai tahun 2020 mendatang.

Anggaran tersebut bakal digunakan untuk pembebasan lahan sebesar Rp 18 miliar dan Rp 87 miliar untuk sisa pembangunan sampai selesai.

Video Gubernur Sumsel saat meninjau Jembatan Musi VI Palembang di Seberang Ulu Palembang

Gubernur Sumsel H Herman Deru Janjikan Tahun 2020 Jembatan Musi VI Palembang Bisa Dilalui Kendaraan

Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang Sumsel, Darma Budhy mengatakan roses pembangunan Jembatan Musi VI saat ini memang sedang mengalami kendala. Hal tersebut dikarenakan masih adanya lahan yang belum dibebaskan, serta masih kurangnya dana yang diperlukan untuk penyelesaian pembangunan Musi VI.

"Lahan di Seberang Ilir ada 17 persil dan di Seberang Ulu masih ada beberapa persil lagi yang belum bebas," ujarnya. Ia menjelaskan, untuk pembebasan lahan Musi VI pihaknya menyiapkan Rp 18 miliar yang dianggarkan pada APBD-Perubahan mendatang. Apabila dari Rp 18 miliar tadi bermasalah, pihaknya akan mengutamakan lahan yang memang bersentuhan langsung dengan jembatan tersebut.

Jika permasalahan lahan telah selesai, Budu meyakini pada tahun 2020 penyelesaian pembangunan Musi VI bakal rampung dan bisa langsung dimanfaatkan oleh masyarakat.

"Apabila ada lahan yang berada dipinggir jembatan kita abaikan dulu. Pembayaran ini akan kita lakukan pada APBD perubahan," tegasnya. Budy menambahkan, untuk estimasi sisa pembangunan Musi VI ia memprediksi bakal menelan dana hingga Rp 87 miliar. Dana ini sendiri akan dianggarkan pada APBD tahun2020 mendatang.

"Estimasinya segitu, kalau hanya Rp 87 miliar masih kecillah. Gubernur yakin pembangunan akan selesai di 2020 nanti," terang Budy. (Oca)

===

Penulis: Odi Aria Saputra
Editor: Bejoroy
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved