Berita OKI

Anggota Polairud Terluka Sabetan Pisau Saat Berusaha Membebaskan Pelayan Rumah Makan yang Disandera

Anggota Polairud Polres OKI Bripka Yohanes terkena sabetan pisau saat berusaha membebaskan pelayan rumah makan yang disandera pelaku Untung (33).

Anggota Polairud Terluka Sabetan Pisau Saat Berusaha Membebaskan Pelayan Rumah Makan yang Disandera
SRIPOKU.COM/MAT BODOK
Anggota Polairud OKI Bripka Yohanes mengalami luka tusuk pisau di kening dan jemari karena berusaha menyelamatkan dua orang penjaga rumah makan yang disandera pelaku. 

Laporan wartawan sripoku.com, Mat Bodok

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG -- Anggota Polairud Polres OKI Bripka Yohanes terkena sabetan pisau dari tersangka Untung (33) saat berusaha membebaskan dua pelayan rumah makan yang disandera tersangka.

Peristiwa menegangkan ini terjadi di Desa Sungai Lumpur Kecamatan Cengal Kabupatyen Ogan Komering Ilir (OKI).

Kapolres OKI AKBP Donni Eka Saputra didampingi Kapolsek Cengal Ipda Eko Suseno melalui PAUR Subbag Humas Ipda Muhamad Nizar membenarkan, peristiwa penyanderaan tersebut yang terjadi secara tiba-tiba. 

Menurut keterangan pemilik rumah makan Seli, kejadian ini bermula dari pelaku yang menumpang speed boat secara tiba-tiba menghampiri rumah makan miliknya seraya menyandera seorang anak kecil.

 “Setiba dalam rumah makan. Pelayan bernama Marwa dan Uli, turut menjadi sasaran menggantikan anak kecil yang sebelumnya disanderanya dilepaskan pelaku,” jelasnya.

Diteruskannya, mendapat laporan dari pemilik rumah makan, anggota Pol Airud Bripka Yohanes lalu mendatangi rumah makan yang diikuti anggota TNI Angkatan Laut Serka Anton dan Koptu Arhandi.

“Didepan petugas yang mencoba bernegosiasi, meminta pelaku melepas pisau yang berada di tangannya. Meskipun, awalnya pelaku bersedia menyerahkan diri, dengan syarat hanya mau kalau dirinya dibawa ke Pos Airud, namun pisau tidak juga dilepaskan pelaku,” terangnya.

Tergiur Kerjasama Proyek, Warga Menggala Lampung Ini Ditipu Rekan Bisnis, Rp 150 Juta Lenyap

Tak Terima Diputuskan Cintanya, Oknum Fotografer di Banyuasin Ini Sebarkan Foto Syur Sang Pacar

Tambah Kuota Mahasiswa Baru, Polsri akan Buka Penerimaan Melalui UMPN 2019 Pertengahan Mei Mendatang

Dilanjutkan Nizar, tidak ingin kedua sandera terluka, polisi mengambil tindakan cepat dengan menendang kaki tersangka.

“Mendapati serangan dari petugas, pelaku yang hendak melarikan diri ini, lalu mengamuk sehingga berhasil melukai kening kanan dan tangan kanan polisi,” urainya.

Nizar mengatakan, menghindari kepungan warga, pelaku hendak meloloskan diri dengan melompat ke sungai. Namun, langkah pelaku dapat dihentikan setelah anggota TNI yang membawa senjata laras panjang mengancam akan menembak jika pelaku nekat melarikan diri.

“Sebelum diamankan petugas, warga yang terlanjur emosi lalu menghajar pelaku. Akibatnya, disekujur tubuhnnya mengalami luka memar,” kata Kapolsek.

Disambungnya, pelaku dan petugas yang terluka mendapat perawatan di tempat berbeda. Hingga saat ini belum diketahui motif dari pelaku yang memilih enggan bicara.

“Hingga saat ini Bripka Yohanes dirawat di Puskesmas Tulung Selapan. Untuk pelaku segera dibawa ke Polsek Cengal, setelah mendapat perawatan di Puskesmas Tanjung Harapan,” tutur Kapolres.

Penulis: Mat Bodok
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved