Ditemukan Pelanggaran UNBK 2019

Pelaksanaan UNBK di lingkungan SMK beberapa waktu lalu, ditenggarai banyak ditemukan pelanggaran. Umumnya terkait proses pelaksanaan yang dilakukan

Ditemukan Pelanggaran UNBK 2019
SRIPOKU.COM/ALAN NOPRIANSYAH
Ilustrasi - Siswa SMP Negeri 6 Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin yang didampingi oleh ibu Kepala Sekolah beserta beberapa staf lakukan kunjungan ke SMK PP Negeri Sembawa guna melaksanakan simulasi ke-2 periode 1 UNBK 2019. Senin (28/1/2019) 

PALEMBANG - Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di lingkungan SMK beberapa waktu lalu, ditenggarai banyak ditemukan pelanggaran. Umumnya terkait proses pelaksanaan yang dilakukan pihak sekolah sehingga tidak memperhatikan kenyamanan siswa dalam proses ujian.

21 Siswa SMK Tidak Bisa Mengikuti UNBK, Didominasi Mengundurkan Diri

Ade Hary Saputra, Pelajar SMK Negeri 2 Kota Pagaralam Ikut UNBK di Atas Kursi Roda

Temuan ini dikemukakan Ombudsman Sumsel saat menggelar pemantauan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMK di berbagai tempat. Dari hasil pemantauan tersebut, sedikitnya ada dua yang menjadi catatan Ombudsman.

Kepala Perwakilan Ombudsman M Adrian Agustiansyah mengatakan, beberapa temuan Ombudsman, diantaranya ada satu Sekolah yang ruang ujiannya kurang pencahayaan atau gelap. Situasi ini tentu saja menyulitkan siswa untuk berkonsentrasi saat mengisi jawaban dikarenakan kondisi gelap. Tentu saja, hal ini melanggar Prosedur Pelaksanaan UNBK 2019 yang diatur dalam Peraturan Badan Standar Nasional Pendidikan Nomor: 0047/P/BSNP/XI/2018 Tentang Prosedur Operasional Standar Penyelenggaraan Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2018/2019 yang menyebutkan Setiap ruang ujian harus memiliki pencahayaan dan ventilasi yang cukup.

"Ada juga beberapa Sekolah yang tidak membuat dena lokasi tempat duduk peserta ujian yang disertai dengan foto peserta. Padahal, ini wajib ditempel di pintu masuk ruang ujian," ujarnya.

Menurutnya hal ini melanggar Prosedur Pelaksanaan UNBK 2019 yang diatur dalam Peraturan Badan Standar Nasional Pendidikan Nomor: 0047/P/BSNP/XI/2018 Tentang Prosedur Operasional Standar Penyelenggaraan Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2018/2019.

"Tim kita melakukan pemantauan ke beberapa sekolah di Palembang dan beberapa Kabupaten di Provinsi Sumatera Selatan sejak hari pertama sampai dengan hari ketiga UNBK," katanya.

Temuan ombudsman di lapangan tersebut akan disimpulkan dalam bentuk laporan pengawasan oleh Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Selatan, kepada Ombudsman RI di Jakarta yang akan diteruskan ke pihak-pihak yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan UNBK tahun 2019 tersebut.

Secara umum, Ombudsman menilai pelaksanaan UNBK terlihat lancar dan berjalan sebagaimana yang telah ditentukan dalam aturan misalnya satu pengawas sudah mengawasi 20 orang siswa atau peserta ujian yang dibantu dengan satu orang teknisi dan satu orang proctor. Berdasarkan ketentuan, Jika peserta lebih dari 20 orang per-ruangan, maka ditambah dengan satu pengawas. (nda/ts)

Editor: Bejoroy
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved