Berita Musi Banyuasin

Dodi Reza Perjuangkan Komoditas Sawit Muba di Pertemuan Deklarasi Amsterdam

Upaya Pengembangan komoditas kelapa sawit berkelanjutan oleh Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) mendapat apresiasi dari IDH Global Belanda.

Dodi Reza Perjuangkan Komoditas Sawit Muba di Pertemuan Deklarasi Amsterdam
Dok Pemkab Musi Banyuasin
Program Director IDH, Daan Wensing bersama Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex di Sela sela Metting di kantor IDH Global di Arthur van Schendelstraat, Utrecht, Belanda. 

Laporan wartawan sripoku.com, Fajeri Ramadhoni

SEKAYU, SRIPO--Upaya Pengembangan komoditas kelapa sawit berkelanjutan terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) di tengah isu sawit dunia saat ini.

Apa yang telah dilakukan Pemkab Muba mendapat perhatian dari nasional maupun internasional salah satunya apresiasi dari IDH Global di Arthur van Schendelstraat, Utrecht, Belanda.

Dimana orang nomor satu di Bumi Serasan Sekate yakni Dodi Reza Alex Noerdin mendapatkan undangan langsung secara resmi untuk rapat bersama di kantor IDH di Utrecht Belanda pada 22-24 Maret 2019 membahas komoditas kelapa sawit berkelanjutan.

"Ya, kita patut berbangga Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin pada hari ini melakukan rapat bersama dengan Program Director IDH, Daan Wensing dan Senior Commodity Trade Specialist IDH, Willem Klaassens. Rapat tersebut dilakukan untuk membahas rencana realisasi Verified Source Area (VSA) di Muba,"kata Kabag Humas Pemkab Muba, Herryadi Sinulingga AP, Jumat (21/3/19).

Lanjutnya, agenda metting hari ini yang akan diskusikan dengan Amsterdam Declaration tentang Muba sebagai lumbung komoditas sawit dan komoditas Karet yang berkelanjutan.

Undangan tersebut tentunya akan dimanfaatkan pak Bupati sebagai ajang promosi hasil komoditas petani Sawit dan karet, tujuanya tidak lain meyakinkan pihak luar tentang pembangunan berkelanjutan yang telah dilaksanakan di bumi serasan sekate.

Dibakar Api Cemburu Kakek Habudin Bacok Istri Sirinya Berulang Kali

Angka Pengangguran di Ogan Ilir Meningkat Setiap Tahun, Disnakertrans Selenggarakan Job Fair

Soal Ronaldinho Batal di Palembang, Tim AN CUP Ingatkan Soal Inpres Presiden Nomor 3 Tahun 2019

"Selain itu Pak Bupati berkesempatan berkolaborasi dengan yayasan IDH, untuk insiatif perdagangan berkelanjutan. Hal ini tentunya dapat meningkatkan kesejahteraan petani melalui uji coba kesiapan rantai pasokan berkelanjutan (VSA) yang berbasis wilayah Muba,"ungkapnya.

Upaya membangun komoditas berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan petani telah dilakukan Pemkab Muba dengan berbagai cara.

"Realisasinya dengan peremajaan perkebunan sawit milik petani. Selain itu program pengelolaan inti kelapa sawit menjadi bahan bakar nabati atau biofuel sebagai upaya untuk menyiasati penekanan pengunaan energi fosil,"jelasnya.

Sementara, Kepala Dinas Perkebunan Muba Iskandar Syahrianto MH menjelaskan bahwa komitmen Muba dalam pelaksanaan juridiction sertification pada 2017 terhadap komoditas perkebunan dan berlanjut dengan pelaksanaan VSA menjadi perhatian beberapa pihak untuk pengembangan pembangunan perkebunan berkelanjutan terutama bagi IDH.

"Pembahasannya sendiri tindaklanjut atas pelaksanaan VSA di Muba yang hal ini diawali dengan pelaksanaan pendataan terhadap petani swadaya, penguatan/pembentuk kelembagaan petani, mendorong para pihak untuk melaksanakan hubungan kemitraan terhadap petani Mandiri swadaya, serta mendorong para buyer dalam membeli produk komoditas,"ungkapnya.

Dijelaskannya, langkah VSA itu ada beberapa tahap, yang diawali dengan pendataan petani swadaya dan pembentukan kelembagaan.

"Pada wilayah Lalan sudah di data 4000 ha dan ini akan dilaksanakan peremajaan terhadap lahan tersebut. Setelah ini akan dilaksanakan juga di Kecamatan sasaran lainnya,"tutupnya. (cr13)

Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved