Terkait Program Mengentaskan Kemiskinan, Muba Belajar ke Kabupaten Sragen

Komtimen Pemkab Muba mengentaskan permasalahan kemiskinan terus dilakukan dengan berbagai upaya. Salah satunya dengan menggandeng UPTPK Kabupaten

Terkait Program Mengentaskan Kemiskinan, Muba Belajar ke Kabupaten Sragen
SRIPOKU.COM/Fajeri Ramadhoni
MEMBUKA - Asisten Bidang Pembangunan dan Perekonomian, Ir H Yusman Srianto MT ketika membuka Foccus Grup Discusion upaya penanggulangan kemiskinan. 

SRIPOKU.COM , SEKAYU - Komtimen Pemkab Muba mengentaskan permasalahan kemiskinan terus dilakukan dengan berbagai upaya. Salah satunya dengan menggandeng Unit Pelayanan Terpadu Penanggulangan Kemiskinan (UPTPK) Kabupaten Sragen (Jawa Tengah) penyandang predikat terbaik II Se Asia Pasifik dari United Nations Public Services Award (UNPSA).

Mawardi Yahya : Kami Tidak Gengsi Belajar, Untuk Mengentaskan Kemiskinan di Sumsel

Prioritas Mengentaskan Kemiskinan

Bertempat di Aula Kantor Bappeda Kabupaten Muba, Selasa (19/3) Pemkab mendatangkan langsung Kepala Bappeda Litbang Sragen dan Kepala Badan Penaggulangan Kemiskinan Kabupaten Sragen pada Focus Group Disccusion Pra Forum Perangkat Daerah (Forum-PD) Tahun 2019 Terkait Penanggulangan Kemiskinan.

Asisten Bidang Pembangunan dan Perekonomian, Ir H Yusman Srianto MT mengatakan, Pemkab Muba sengaja mengundang langsung Pemkab Sragen ke Kabupaten Muba, untuk mencerna keberhasilan (UPTPK) Sragen dalam menanggulangi kemiskinan.

"Keberhasilan Kabupaten Sragen harus kita adopsi, program apa saja yang perlu dilaksanakan di Muba. Diharapkan dari hasil diskusi ini bisa mengentaskan kemiskinan di daerah kita," kata Yusman.

Sementara, Kepala Bappeda dan Litbang Sragen, Tugiono SH mengatakan, sebenarnya Pemkab Sragen belum bagus betul tapi pihaknya berusaha menemukan metode dalam penanggulangan kemiskinan. Kabupaten Sragen pada tahun 2012 berdasarkan Peraturan Bupati nomor 2 tahun 2012, mendirikan UPTPK dengan tujuan mengintegrasikan seluruh pelayanan kemiskinan menjadi satu pintu.

"Jadi untuk data masyarakat miskin di Kabupaten Sragen dipusatkan satu sumber hanya di UPTPK saja, tidak boleh dinas intansi lain mengeluarkan data kemiskinan," ungkapnya.

UPTPK merupakan Pelayanan terpadu dalam penanggulangan kemiskinan yang dilengkapi dengan single database kemiskinan untuk penanggulangan kemiskinan yang terintegrasi. Adapun pelayanan yang diberikan yaitu data dan pelaporan, kesehatan, pendidikan dan sosial ekonomi.

"UPTPK telah diadopsi oleh Kemensos RI menjadi SLRT (Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu), sekarang masuk dalam RPJMN oleh Bappenas, dan sekarang ada 80 Kota/Kabupaten di Indonesia yang membentuk SLRT. Sehingga angka kemiskinan di Sragen bisa terpetahkan dan mencarikan solusi dalam penangannya kedepan," jelasnya. (cr13)

Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: Bejoroy
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved