Dana P3N Dicairkan 2019

Dana tunjangan atau honor untuk P3N sebesar Rp 500 ribu/bulan, dipastikan akan dicairkan tahun 2019 ini. Hanya saja, bagaimana mekanisme pencairan dan

Dana P3N Dicairkan 2019
https://www.google.co.id
Ilustrasi - akad nikah vicky prasetyo. 

SRIPOKU.COM , LAHAT - Dana tunjangan atau honor untuk P3N sebesar Rp 500 ribu/bulan, dipastikan akan dicairkan tahun 2019 ini. Hanya saja, bagaimana mekanisme pencairan dana tersebut, delapan anggota DPRD Sumsel berasal Dapil VII (Lahat, Pagaralam, Empatlawang) tidak menyebutkan secara detil di depan masyarakat saat melakukan reses Tahap I di Kantor Camat Lahat, Kamis (7/3).

Berita Lainnya:

HD Aktifkan Kembali P3N di Sumsel. Tambah Tugas dan Honor Petugas P2UKD & P2UKK

Gubernur Sumsel Herman Deru Pastikan P3N di Sumsel Kembali Aktif Januari 2019 Mendatang

Hadir di kegiatan reses tersebut, Ir Holda, Ir Herpanto, Didi Epriadi SH, Nanto SE AK, Ridwan SE, Hj Sumiati, Ir H Firasgo Jaya Santika, dan Sutra Imansyah SE. Kegiatan reses lebih banyak menerima masukan dan aspirasi masyarakat, khususnya terkait penanganan banjir di Bandar Agung, Talangjawa dan beberapa titik lokasi lainnya.

Ir Holda MSi menanggapi aspirasi yang disampaikan masyarakat dan berjanji akan memperjuangankannya melalui penganggaran di APBD Tahun 2020.

"Reses tahap I ini menampung aspirasi masyarakat. Namun akan dipilah dan dianggarkan untuk tahun depan," ujar Holda. Lanjutnya, upaya DPRD Provinisi Sumsel terutama Dapil VII di tahun 2019 ini, diantaranya bantuan untuk Desa/Keluarahan sebesar Rp 25 juta/tahun. Lalu untuk desa persiapan sebesar Rp 55 juta. Tak hanya itu juga, diperjuangkan pemberian dana P3N sebesar Rp 500 ribu perbulan.

"Semau sudah dianggarkan melalui APBD Provinsi dan telah kita sahkan sehingga pelaksanaannya akan dilaksanakan tahun ini," ujarnya.

Sementara anggota DPRD Sumsel lainnya, Didi Epriadi SH mengatakan, di tahun 2019 ini melalui APBD Sumsel dianggarkan dana sekitar Rp 58 miliar untuk Dapil VII (Lahat-Pagaralam- Empat Lawang). Diantaranya untuk perbaikan Jalan Lahat-Pagaralam via Gumay Ulu, Jembatan Pangi dan lainya. "Semua pelaksanaannya dilakukan tahun ini," katanya.

Sementara terkait aspirasi yang disampaikan kali ini akan dipilah terlebih dahulu. Apakah masuk wewenang provinsi, kabupaten atau lainnya.

"Bila masuk ranah provinsi akan kita rapatkan kembali. Bila masuk Kabupaten maka akan kita koordinasikan ke Bupati agar bisa diprioritaskan," kata Didi. (cr22)

====

Penulis: Ehdi Amin
Editor: Bejoroy
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved