Pembunuhan Wanita Dibakar di Springbed

Hasil Otopsi Wanita yang Dibakar, Cincin Putih di Jari Manis

Tim dokter Forensik RS Bhayangkara Palembang, melakukan otopsi terhadap mayat yang ditemukan dalam kondisi terbakar untuk memastikan identitas dari ko

Hasil Otopsi Wanita yang Dibakar, Cincin Putih di Jari Manis
SRIPOKU.COM/BERI SUPRIADI/Facebook Inah Antimurti
Sosok wanita diduga mayat wanita yang dibakar, keluarga menemukan kecocokan anting. 

SRIPOKU.COM , PALEMBANG - Tim dokter Forensik RS Bhayangkara Palembang, melakukan otopsi terhadap mayat yang ditemukan dalam kondisi terbakar untuk memastikan identitas dari korban. Dari hasil analisis dokter Forensik RS Bhayangkara Palembang, diduga mayat perempuan ini terlebih dahulu di bunuh dan baru dibakar.

Berita Lainnya:
Postingan Terakhir Inah Antimurti, Wanita Dibakar di Spring Bed di Indralaya, Terungkap Fakta Sedih!
Pembunuhan Wanita Dibakar di Springbed, Kapolda Sumsel Rilis Empat Pelaku di RS Bhayangkara

"Untuk memastikannya dibunuh dahulu baru dibakar atau dibakar hidup-hidup sudah sulit. Karena kondisi mayat yang sudah terbakar lebih dari 100 persen. Tetapi, dari analisa, diduga dibunuh dahulu baru dibakar. Karena ada jeratan di leher korban," ujar dokter Forensik RS Bhayangkara Palembang dr Indra Nasution SpF, Selasa (22/1).

Otopsi dan visum terhadap mayat perempuan yang ditemukan sudah dalam keadaan dibakar, untuk mengambil sampel dari bagian mayat tersebut.

"Untuk tes DNA, kami mengambil sampel tulang paha yang masih ada. Jadi, itu yang nantinya untuk pengecekan tes DNA yang akan dilakukan," ujarnya.

Tes DNA yang dilakukan untuk menyatakan siapa identitas perempuan ini, membagikan membutuhkan waktu yang cukup lama. Setidaknya, butuh waktu selama sepekan agar hasil dari tes DNA yang di ambil dari mayat yang terbakar dan diduga keluarga korban bisa diketahui.

Otopsi yang dilakukan tim dokter Forensik RS Bhayangkara Palembang sekitar satu setengah jam, menemukan bukti baru dari mayat yang terbakar. dr Indra Nasution menuturkan, dari hasil otopsi dan visum yang dilakukan, ternyata mayat yang dibakar ini positif berjenis kelamin perempuan.

Akan tetapi, pihaknya tidak dapat memastikan secara detil apakah mayat perempuan ini terlebih dahulu dibunuh baru dibakar atau langsung dibakar. Karena, kondisi mayat dalam keadaan hangus lebih dari 100 persen terbakar.

"Kalau dari hasil otopsi, kami menemukan cincin warna putih di jari manis tangan kiri mayat. Dari cincin ini, akan dicocokan dengan foto atau data yang dibawa diduga keluarga korban," ujarnya.

Untuk mengungkapkan identitas korban ini juga, diungkapkan juga sulit. Karena mayat kondisi mayat sudah hangus terbakar. Kondisi mayat hanya tersisa bagian tengkorak kepala dan bagian organ dalam tubuh. Sisanya, sudah hangus terbakar.

Sehingga memang, untuk memastikan identitas mayat tersebut harus menunggu hasil tes DNA. Tes DNA inilah yang bisa mengungkap siapa sebenarnya identitas mayat perempuan yang dibakar pelaku. (ard/mg2)

Penulis: Rangga Erfizal
Editor: Bejoroy
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved