Berita Palembang

Larangan Parkir Jalan Jenderal Sudirman Ombudsman Sumsel Bakal Panggil Dishub Palembang

Ombudsman Sumsel berencana bakal memanggil Dinas Perhubungan (Dishub) Palembang terkait polemik larangan parkir di Jalan Jenderal Sudirman Palembang

Larangan Parkir Jalan Jenderal Sudirman Ombudsman Sumsel Bakal Panggil Dishub Palembang
SRIPOKU.COM/ODI ARIA
Perwakilan pedagang Sudirman Palembang beraudiensi bersama Ombudsman Sumsel terkait larangan parkir di Jalan Sudirman Palembang, Jumat (18/1/2019). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Odi Aria

SRIPOKU.COM,  PALEMBANG - Lembaga pelayanan publik, Ombudsman Sumsel berencana bakal memanggil Dinas Perhubungan (Dishub)  Palembang terkait polemik larangan parkir di Jalan Jenderal Sudirman Palembang. 

Kepala ombudsman Sumsel,  Adrian Agustiansah mengatakan pihaknya telah memanggil pelapor dalam hal ini pemilik toko di Jalan Jendral Sudirman untuk mendengarkan keluhan larangan parkir tersebut.

Dari hasil pemeriksaan dan data-data yang diberikan oleh para pemilik toko Sudirman, diketahui para pelapor mengalami kerugian hingga penurunan omzet hingga 70 persen dari biasanya. 

Seorang Pria di Lahat Tersengat Listrik dan Tersangkut di Papan Reklame, Begini Kondisinya

Pegawai Disdukcapil Palembang Masuk Rutan Pakjo, Kepala Rutan Ucapkan Terima Kasih

Mahasiswa Kedapatan Kantongi Belasan Butir Pil Ekstasi, Ditangkap Petugas di Indralaya

"Dari keluhan para pedagang sejak ditetapkannya larangan parkir mereka merugi sampai harus memecat karyawannya. Jadi ada wacana kita akan memangil pihak Dishub," ujar Adrian usai memanggil pemilik ruko Sudirman di kantor Ombudsman Sumsel, Jumat (18/1/2019).

Adrian mengungkapkan,  dari keterangan para pelapor awalnya larangan parkir itu berlangsung selama penyelenggaraan Asian Games 2018 saja. 

Namun kemudian perda itu terus dilanjutkan hingga saat ini yang berimbas kerugian terhadap kepada pemilik toko di Jalan Sudirman. 

Untuk Pertama Kali, RSMH Lakukan Operasi Pemasangan Alat Pacu Jantung Tanpa Kabel ke Pasien

Raih Piala Adipura ke 7, Bupati OKU Timur Berikan Reward Bagi Pasukan Kuning. Ini Bentuk Rewardnya

Pulang dari Jambi, Buruh Bangunan Ini Jadi Korban Penodongan di Bawah Jembatan Ampera

Selain itu,  pihaknya juga menyoroti aksi dari para petugas Dishub Palembang di lapangan yang dinilai terlalu arogan mengangkut kendaraan,  padahal pemilik toko memarkir bukan dijalan poros Sudirman Palembang. 

"Pantauan kita di lapangan shutle bus juga jarang terlihat dan kantong parkir terlalu jauh. Selanjutnya juga kita akan proses pemanggilan terlapor untuk dimintai keterangan," ungkap Adrian.

Ketua Persatuan Pemilik Pengguna Pemakai Ruko Sudirman,  Syahrial Aziz mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi Ombudsman Sumsel yang mau memproses laporan mereka.

Istrinya Sering Ditelpon, Mito Hajar Teman Satu Desanya Hingga Babak Belur Pakai Helm

Kontrak Belum Habis, Alberto Goncalves Pamit Tinggalkan Sriwijaya FC. Begini Tanggapan Manajemen

Dermaga Bawah Jembatan Ampera Dimodernisasi, Sebagai Pilot Project Angkutan Sungai Tingkat Nasional

Terlebih, surat yang dilayangkan untuk beraudiensi dengan walikota dan pihak terkait tak pernah ada tanggapan untuk mereka menyampaikan keluh kesah akibat larangan parkir di Jalan Jendral Sudirman. 

Dengan diprosesnya laporan tersebut,  Syahrial berharap akan ditemukan titik terang terhadap perda larangan parkir tersebut. Sehingga jangan sampai karena aturan itu mereka mengalami kerugian. 

"Harapan kita jelas tetap boleh parkir dan ditemukan solusi terbaik. Hari Senin nanti kita juga akan melakukan aksi damai ke kantor walikota dengan membawa 100 pedagang dan pemilik toko Sudirman," katanya.

====

Tonton Video Terbaru di Youtube Sriwijaya Post!
Dont Forget Like, Comment, Subscribe and Share!
Penulis: Odi Aria Saputra
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved