Kapolres Empatlawang Dicopot Mendadak, Terkait Hasil Tes Urine Kandung Amphetamin

Ajun Komisaris Besar Agus Setiawan resmi dicopot dari jabatannya sebagai Kapolres Empatlawang. Pencopotan tersebut berawal dari hasil tes urine yang p

Kapolres Empatlawang Dicopot Mendadak, Terkait Hasil Tes Urine Kandung Amphetamin
SRIPOKU.COM/AWIJAYA
Ilustrasi - Kapolres Empatlawang, AKBP Agus Setyawan melantik Kasat Reskrim Polres Empatlawang, AKP M Ismail, menggantikan AKP Roby Sugara, di lapangan Mapolres Empatlawang, Jumat (9/3/2018) sekitar pukul 13.30. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Ajun Komisaris Besar Agus Setiawan resmi dicopot dari jabatannya sebagai Kapolres Empatlawang. Pencopotan tersebut berawal dari hasil tes urine yang positif mengandung zat Amphetamine, usai diperiksa oleh Pihak kesehatan Kedokteran Polda Sumsel, Selasa (15/1).

Berita Lainnya:
Urin Positif Mengandung Narkoba, Kapolres Empatlawang Dicopot. Kapolda: Kapolres Jangan Main-main
Update Terbaru Kasus Urin Kapolres Empatlawang Positif Kandung Narkoba Saat Diperiksa Kurang Sadar

Pencopotan Agus dari jabatannya tertuang dalam surat telegram nomor ST/118/I/KEP/2019. Agus yang menjabat sebagai Kapolres Empatlawang sejak November 2017 digantikan oleh Ajun Komisaris Besar Eko Yudi Karyanto yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Detasemen B Pelopor Satuan Brigade Mobil Polda Sumsel.

Surat telegram tersebut ditandatangani oleh Asisten SDM Kapolri Inspektur Jenderal Eko Indra Heri atas nama Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Saat dikonfirmasi, Kapolda Sumsel Inspektur Jenderal Zulkarnain Adinegara membenarkan hal tersebut. Bebas tugasnya Agus dikarenakan sedang dalam pemeriksaan oleh pihak Propam Polda Sumsel.

"Alhamdulillah dicopot. Ini tindakan tegas dalam masalah narkoba. Ini jadi contoh, jangan main-main dengan narkoba. Walapun setingkat kapolres, pasti ditindak tegas," ungkap Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, Selasa (15/1).

Lanjutnya, mutasi tersebut langsung ditandatangani oleh Kapolri. Agus saat ini masih menjalani pemeriksaan dan akan mengikuti sidang disiplin terkait skandal yang menerpanya.

Agus terancam dipenjarakan di tempat khusus selama 21 hari karena urinenya positif mengandung amphetamine. "Terancam sanksi lainnya yakni penundaan kenaikan pangkat. Sanksi akan ditentukan usai sidang disiplin," ungkap Kapolda.

Sementara, Kabid Propam Polda Sumsel Kombes Pol Didi Hayamansyah, membenarkan jika saat ini Agus tengah diperiksa di Polda Sumsel. Didi melihat jika kasus yang menimpa Agus, merupakan masalah internal terkait dengan kegiatan rutinitas pemeriksaan urine bagi anggota polisi yang bertugas dibagian oprasional.

"Bukan hanya kapolres saja, tetapi seluruh anggota Polisi setiap 3 bulan sekali akan dilakukan pemeriksaan. Untuk yang bersangkutan urinenya positif mengandung amfetamin tetapi masih dalam pemeriksaan," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Rangga Erfizal
Editor: Bejoroy
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved