Brita Banyuasin

Ratusan Warga Unjukrasa PT SBP Dituduh Menjadi Penyebab Jalan Rusak

Ratusan warga berdemo menuntut PT SBP untuk melakukan perbaikan jalan yang merupakan jalur alternatif perlintasan warga.

Laporan wartawan sripoku.com, Alan Nopriansyah

SRIPOKU.COM, BANYUASIN-- Ratusan warga Kelurahan Tanah Mas, Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin yang yang tergabung dalam Forum Komunikasi Warga Tanah Mas Bersatu mendatangi PT Sumber Beton Pelangi (SBP), Jumat (11/1/2019).

Ratusan warga berdemo menuntut PT SBP untuk melakukan perbaikan jalan yang telah tiba di dasar tanah yang merupakan jalur alternatif perlintasan warga.

"Tuntutan kami yaitu minta kepada PT SBP lakukan perbaikan jalan,"kata Andreas, warga Tanah Mas.

Warga mengklaim jalan alternatif tersebut menjadi rusak parah dikarenakan beroperasionalnya kendaraan PT SBP itu,  yang melintas. Hal itu dikarenakan muatan kendaraan overkapasitas.

Jalan Lintas di Wilayah Kota Kayuagung Berlobang dan Digenangi Air Membahayakan Pengendara

Polisi Ungkap Finalis Puteri Indonesia Terlibat Prostitusi Online Bersama Vanessa Angel & Avriellia

Dibuka Langsung Oleh Gubernur Sumsel, Kompetisi SSL 2019 Akan Digelar Sabtu 19 Januari

"Muatan kendaaran PT tersebut mencapai 30 - 40 ton, dulunya jalan ini bagus dan mulus, tapi sekarang rusak sangat parah setelah kendaraan operasional PT SBP yang melintas."bebernya

Selain mengalami kerusakan yang parah warga mengaku jalanan menjadi berdebu. Hal itu yang mengakibatkan ratusan warga meminta pertanggungjawaban pada PT SBP untuk dapat melakukan perbaikan segera.

"Hanya itu tuntutan kita jalan dapat kembali bagus, jika tidak kita akan melakukan aksi lanjutan dengan masa yang lebih besar,"Beber Andreas, Jumat (11/1/2019).

Kendati demikian berdasarkan pantauan di lapangan aksi itu berlangsung kondusif, dibawa penjagaan ketat pihak Polsek Talang kelapa dan Aparat TNI.

==

Penulis: Alan Nopriansyah
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved