Berita Palembang

TPA Sukawinatan Kekurangan Alat Berat, Petugas Bersihkan Sampah Hampir 24 Jam

Alat berat pengangkut sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sukawinatan hingga saat ini jumlahnya belum ideal.

Penulis: Reigan Riangga | Editor: Siti Olisa
SRIPOKU.COM/REIGAN RIANGGA
Para pemulung saat memilih dan memilah di pembuangan di TPA Sukawinatan Palembang. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Reigan

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Alat berat pengangkut sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sukawinatan hingga saat ini jumlahnya belum ideal.

Maka itu, pengerjaan sampah di TPA Sukawinatan dirasa kurang maksimal.

UPT TPA Sukawinatan, Zaidan Jauhari mengakui, bahwa pihaknya saat ini hanya memiliki dua alat berat excavator.

Namun demikian, dari dua excavator itu, hanya satu yang bisa digunakan untuk pengangkutan sampah dari truk yang mengambil di masing-masing Tempat Pembuangan Sampah (TPS).

Jemput Bola ke Sekolah, Satlantas Muaraenim Fasilitasi Generasi Millenial Buat SIM

Pasang Portal Parkir Sistem Autogate, Berikut Tarif Terbaru Masuk Kawasan JSC Palembang

Jabatan Sekda Lahat Kosong, Bupati Lahat Lantik Pejabat Sekda yang ke-7

"Kami hanya menggunakan satu excavator, karena satunya lagi alatnya rusak," ungkap Zaidan, Senin (7/1/2019).

Dengan keterbatasan alat berat di TPA Sukawinatan, pihaknya harus bekerja ekstra hingga pukul 02.00 WIB, untuk mengangkut sampah dari truk sampah ke TPA.

"Sebelum alat berat ini rusak kami selesainya cepat, mungkin jam 23:00 sudah beres itu kita mulai pada 07.00 pagi, sekarang kami kerja hampir 24 jam karena kadang sampai jam 03.00 dini hari," jelasnya.

Selain itu, dengan keterbatasan alat berat, ditambah lagi dengan tidak adanya Buldoser untuk pemerataan sampah, mengakibatkan sampah di TPA Sukawinatan menjadi tinggi seperti gunung.

Mirip Dengan Dana Desa, Kelurahan Dapat Anggaran Rp 352 juta per Tahun

Tak Kunjung Terima Pembayaran & Dianggap Sudah Keluar, Wanita Ini Laporkan Asuransi Bumi Putera

Tips Inspirasi Hidup Sehat di Tahun 2019, Mudah Dilakukan Tapi Sering Diabaikan

"Jika hanya bergantung pada Excavator itu tidak bisa, dikarenakan alat itu hanya memindahkan sampah dari bawah ke atas, namun jika menggunakan Buldoser sampah dapat diratakan dan tidak mengalami peninggian," ujarnya.

Zaidan mengungkapkan, Pemerintah Kota Palembang dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup Palembang berencana pada tahun ini akan melakukan pengadaan alat berat yakni satu Buldoser.

"Tahun ini direncanakan akan dilakukan pengadaan Buldoser. Alat tersebut nanti akan membantu kita untuk melakukan pemerataan sampah hingga ke area belakang TPA, "ungkapnya.

Tips Inspirasi Hidup Sehat di Tahun 2019, Mudah Dilakukan Tapi Sering Diabaikan

Pembangunan Jembatan Musi VI Dihentikan 3 Bulan, Sisakan 15 Persen Pengerjaan Lagi

Tips Inspirasi Hidup Sehat di Tahun 2019, Mudah Dilakukan Tapi Sering Diabaikan

Menurutnya, dengan alat tersebut belum dapat memaksimalkan kinerja pihaknya, lantaran idealnya di TPA harus mempunyai lima alat berat, diantaranya tiga Excavator dan dua Buldoser.

Dengan ke lima alat ini dirinya menyakini pengerjaan untuk pengangkutan sampah dari truk hingga ke TPA dapat selesai dengan cepat.

"Idealnya seperti itu, tapi untuk tiga Ekskavator itu juga harus dua standar dan satu Ekskavator berjenis long, agar sampah yang jauh dapat diraih menggunakan alat ini," jelasnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved