Manajemen Harus Tangkal Eksodus Pemain Sriwijaya FC, Abi-Samuel Dikontrak 2 Musim

Jika ingin menjaga kualitas tim di Liga 2 2019 mendatang, dan memasang target promosi kembali ke Liga I 2020, Sriwijaya FC harus melakukan mencegah se

Manajemen Harus Tangkal Eksodus Pemain Sriwijaya FC, Abi-Samuel Dikontrak 2 Musim
SRIPOKU.COM/RESHA
Ilustrasi - Skuad Sriwijaya FC 

SRIPOKU.COM , PALEMBANG - Jika ingin menjaga kualitas tim di Liga 2 2019 mendatang, dan memasang target promosi kembali ke Liga I 2020, Sriwijaya FC harus melakukan mencegah sekaligus melakukan tangkal agar para pemain bintangnya tidak melakukan eksodus di akhir musim.

Berita Lainnya:
Cuplikan Gol Sriwijaya FC Vs Persimura 3-0 Tanpa Balas
Melaju ke Babak 32 Besar, Pemain Sriwijaya FC Libur Sambil Menunggu Jadwal Keluar

Sebab, berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, bahwa pasca kompetisi Liga 1 2018, kontrak pemain Sriwijaya FC akan habis. Beberapa ada yang sudah habis, ada pula yang menghitung hari. Sementara dua pemain muda Sriwijaya FC Syahrian Abimanyu dan Samuel Christianson justru dikontrak 2 musim.

Namun khusus untuk beberapa pemain terutama Manuchekhr Dzhalilov, The Best Player AFC yang enggan memperpanjang kontraknya bersama Sriwijaya FC. Ia memilih hengkang, bersamaan dengan kontraknua yang habis 30 November 2018 lalu.

Kemudian Striker Yogi Rahadian juga habis durasinya bersama Sriwijaya FC. Kontraknya di musim 2018 sudah berakhir 4 Desember. Sementara beberapa pemain seperti Zulfiandi, Goran Gancev, Alan Hendrique dan Esteban Vizcarra baru akan habis kontraknya pada 31 Desember mendatang. Khususnya Syahrian Abimanyu dan Samuel Christianson dikontrak hingga 2 musim, sampai 2019 mendatang.

Menanggapi ini, Pengamat Sepakbola Sumsel Indrayadi mengatakan, Manajemen Sriwijaya FC harus melakukan cegah dan tanggal, agar jangan sampai menurunkan kualitas tim secara teknis. Pasalnya, pertarungan di Liga 2 nanti akan lebih sengit.

"Artinya manajemen harus tetap komitmen, para pemain yang membela Sriwijaya FC haruslah pemain-pemain terbaik dengan kualitas A. Selain itu, manajemen harus bisa membawa Beto ataupun Vizcarra untuk membela Sriwijaya FC," ujarnya saat dimintai tanggapan oleh Sripo, Jumat (14/12).

Eks-Pelatih Kiper Sriwijaya FC ini menilai, kompetisi di kasta kedua ini, banyak intrik serta permainan yang cenderung 'kasar' ketimbang di Liga 1. Tentunya, selain pemain yang berkualitas, pelatih yang moncer turut memberikan andil dalam membentuk tim yang solid.

"Kalau tim kita lemah, maka akan menjadi bulan-bulanan. Tapi kalau tim kita solid, rasanya akan sulit untuk membuat tim kita jadi target permainan kotor," urainya.

Ia berharap, dengan mempertahankan pemain yang berkualitas serta penambahan pemain lain plus pelatih yang hebat, maka tidak sulit mengarungi Liga 2. Tentunya, masyarakat berharap jika Sriwijaya FC hanya mampir satu musim di kasta satu strip di bawah itu."Komitmen ini harus menjadi pegangan manajemen Sriwijaya FC ke depan ini," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: RM. Resha A.U
Editor: Bejoroy
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved