Berita Muaraenim

Gara-gara Alasan Ini Disdukcapil Muaraenim Musnahkan 13.804 e-KTP

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Muaraenim, memusnahkan 13.804 Kartu Tanda Penduduk elektronik

Gara-gara Alasan Ini Disdukcapil Muaraenim Musnahkan 13.804 e-KTP
SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI
Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Muaraenim, memusnahkan 13.804 Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) yang rusak dimusnahkan dengan cara dibakar di halaman Kantor Dukcapil Muaraenim, Jumat (14/12). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Ardani Zuhri

SRIPOKU.COM, MUARAENIM --- Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Muaraenim, memusnahkan 13.804 Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) yang rusak dimusnahkan dengan cara dibakar di halaman Kantor Dukcapil Muaraenim, Jumat (14/12/2018).

"Tadi kito mendadak dapat pemberitahuan dari Dirjen Dukcapil untuk memusnahkan e-KTP yang rusak tersebut," ujar Plt Kepala Dinas Dukcapil Muaraenim Untung Susilo SSi usai pemusnahan.

Menurut Susilo, tujuan dimusnahkan e-KTP rusak tersebut, selain untuk menghindari hal-hal yang tidak dinginkan, juga untuk membuktikan kepada masyarakat bahwa KTP yang rusak ini tidak akan digunakan untuk persoalan politik.

Kiper Muda Sriwijaya FC Rangga Pratama Tunjukan Kesetiaannya

Pelabuhan Barang TAA Belum Diresmikan, Kapal-kapal Besar Sudah Bersandar

Manajemen Finansialku.com Berkunjung ke Kantor Graha Tribun

Setiap KTP yang tidak digunakan atau rusak akan kita potong dan dibakar untuk memastikan supaya tidak bisa digunakan lagi.

Tindakan itu untuk mengantisipasi penyalahgunaan kartu identitas jelang Pemilihan Kepala Daerah serentak 2018 dan Pemilihan Presiden 2018.

"Pemusnahan ini serentak dilakukan di seluruh Indonesia tepat pada pukul 14.00, dengan disaksikan oleh pihak Kepolisian serta intansi terkait," tukasnya.

Bupati OI Ilyas Panji Alam Bakar 16 Ribu E-KTP

Sembilan Kapal Feri Siaga di Pelabuhan TAA Banyuasin

Batu Megalit Ditemukan di Desa Jarakan Empatlawang

Adapun e-KTP yang dimusnahkan tadi sebanyak 13.804 buah dengan perincian 13.604 e-KTP rusak dan 200 e-KTP Invalid. Rusak yang dimaksud disini yakni ada perubahan elemen data seperti kerusakan fisik karena kesalahan cetak dan kesalahan data seperti penulisan nama, tempat tanggal lahir dan sebagainya.

Sedangkan Invalid karena meski blangkonya masih baru tetapi tidak bisa dipakai untuk cetak e-KTP karena chipmya rusak tidak bisa menyimpan data, bahannya mengelupas dan sebagainya.

Penulis: Ardani Zuhri
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved