Pagaralam 'tak Mau Jemput' Piala Adipura

Pemkot Pagaralam seperti tidak akan menjemput Piala Adipura di Jakarta, yang diberikan KLH. Namun, ia berharap piala simbol kebersihan kota itu datang

Pagaralam 'tak Mau Jemput' Piala Adipura
SRIPOKU.COM/Wawan Septiawan
Tampak tumpukan sampah dikawasan Belakang PU yang terlihat ditepi jalan. 

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Pemkot Pagaralam seperti tidak akan menjemput Piala Adipura di Jakarta, yang diberikan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). Namun, ia berharap piala simbol kebersihan kota itu datang sendiri ke kota Pagaralam. Tentu hal itu dibuktikan, jika kota Pagaralam benar-benar bersih.

Persoalan sampah, adalah salah satu program kerja yang diunggulkan yang programnya sinergikan dengan menjaga kebersihan di seluruh kota.

Diakui, masalah sampah memang selalu menjadi problem baik di Pagaralam dan disejumlah daerah lainnya.

Sadar akan masalah sampah merupakan masalah serius, Walikota mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kebersihan.

Bahkan dalam sambutannya, saat membagikan alat pertanian di Desa Karang Dalo, Walikota mengajak masyarakat untuk dapat menjaga lingkungannya masing-masing.

Pasalnya jika seluruh lingkungan di Pagaralam bersih, maka PiaLa Adipura akan bisa kembali diraih oleh Kota Pagaralam.

Walikota Pagaralam, Alpian Maskoni mengatakan, bahwa Piala Adipura akan bisa didapat jika masyarakat bisa menjaga kebersihan dilingkungan masing-masing.

"Piala Adipura akan bisa kita dapat lagi jika kita sama-sama menjaga kebersihan. Mari kita awali dengan menjaga kebersihan dilingkungan kita masing-masing," katanya.

Wako menegaskan dipemerintahannya pihaknya tidak akan menjemput Piala Adipura. Dalam artian pihaknya ingin Piala tersebut bisa didapat dengan usaha dan kesadaran kebersihan baik Pemerintah dan masyarakat Pagaralam sendiri.

"Saya tidak akan menjemput Piala Adipura untuk dibawa ke Pagaralam. Bair piala itu sendiri yang datang. Hal itu bisa kita dapat jika kita sama-sama menjaga kebersihan," tegasnya.

Informasi yang dihimpun, Jumat (7/12) menyebutkan, untuk memberikan contoh kepada masyarakat Walikota Pagaralam saat hujan turun langsung terjun kelapangan untuk mengecek lokasi yang banjir akibat sumbatan sampah. Wako langsung membersihkan sejumlah drainase dan SPAL yang tersumbat agar air tidak masuk kebadan jalan lagi. (one)

====

Penulis: Wawan Septiawan
Editor: Bejoroy
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved