Berita Muba

Sekolah di Muba Wajib Memiliki Duta Baca. SMPN 3 Lais Lakukan Teleconference dengan SMP di Swedia

Peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus dilakukan dalam segala lini.

Sekolah di Muba Wajib Memiliki Duta Baca. SMPN 3 Lais Lakukan Teleconference dengan SMP di Swedia
SRIPOKU.COM/FAJERI RAMADHONI
Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin dan Bunda Baca Muba ketika melakukan Teleconference Bersama Guru dan Pelajar SMP Oresundsgymnasiet Landskrona Swedia. 

Laporan wartawan sripoku.com, Fajeri Ramadhoni

SRIPOKU.COM, SEKAYU—Peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus dilakukan dalam segala lini, salah satunya dengan dipilihnya duta baca sekolah.

Disela-sela pemilihan duta baca tersebut di Kecamatan Lais, sekolah melakukan Teleconference Bersama Guru dan Pelajar SMP Oresundsgymnasiet Landskrona Swedia.

“Saya sangat bangga dengan guru-guru dan siswa SMPN 3 Lais, dengan jaringan Teknologi Informasi dan telekomunikasi jarak jauh SMPN 3 Lais bisa berkomunikasi dengan Guru-guru dan siswa SMP di Swedia,” kata Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin, Kamis (6/12/18).

Diakuinya, sebagai Kepala Daerah teleconference paling masih dalam negeri saja paling ke Menteri atau Presiden saja.

“Nah sekarang anak didik kita SMP 3 Lais bisa teleconfrence ke Swedia, untuk itu saya minta program-program seperti ini baik bagi anak didik dan tenaga pengajar kita pertahankan,”ujarnya.

Pada hari Ini merupakan salah satu upaya kita mulai gerakan membaca di kabupaten Musi Banyuasin dan saya instruksikan setiap sekolah di Muba harus ada duta baca untuk kemudian mengimbaskan gerakan budaya membaca ke peserta didik lainnya.

“Setiap sekolah saya instruksikan wajib memiliki duta baca, selain itu di tengah meningkatnya teknologi digital yang memberikan kemudahan dalam mengakses informasi secara cepat, membaca masih menjadi kebutuhan yang dinomorduakan. Nah, inilah yang menjadi tugas kita bersama untuk kembali meningkatkan minat dan budaya membaca,"jelasnya.

Jelang Kontra Arema FC, Laskar Wong Kito Dihantui Isu Pengaturan Skor dan Pembajakan Pemain

PS PALI U15 Juarai Soeratin Cup Zona Sumsel Siap Hadapi Klub Bola Di Zona Sumatera

Fakta-Fakta Pembunuhan Sadis di Prabumulih hingga Reaksi Istri Korban Penembakan Oleh Oknum TNI

Sementara, Bunda Baca Muba Thia Yufada Dodi Reza mengatakan ada sepuluh keuntungan dari membaca dimana terhindar dari kebodohan, bisa meningkatkan konsentrasi, menjadi tahu akan sesuatu hal yang semula belum tahu sama sekali. Keempat, dapat mengembangkan kefasihan bertutur kata. Kelima, dapat mengungkapkan sesuatu secara lisan dengan mudah.

“Lalu keuntungan membaca lainnya dapat mengeksplorasi dan mengembangkan materi yang ingin kita ungkapkan. Ketujuh, dapat mengambil manfaat dari pengalaman orang lain. Kedelapan, bisa membangun negara. Kesembilan, bisa mengetahui kronologi suatu peristiwa dan bisa menghilangkan stress,”ungkapnya.

Lanjutnya, keberadaan duta baca ini akan juga dibentuk di Sekolah-Sekolah pedesaan. "Jadi, nanti bertahap seluruh Sekolah di Muba ini akan memiliki Duta Baca di masing-masing sekolah. Nah, mereka inilah nantinya punya tugas juga untuk mengajak peserta didik lainnya giat untuk membaca dan juga menulis," jelasnya.

Sementara itu, salah satu murid SMPN 3 Lais kelas X, Sylvia Larasati menyebutkan dirinya sangat termotivasi untuk lebih giat membaca setelah kehadiran Bupati Muba dan Bunda Baca Muba.

"Pak Bupati dan Bunda Baca sangat menginspirasi, semoga nantinya kami bisa sukses seperti mereka kedua dan giat untuk membaca,"ungkapnya. (cr13)

Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved