Berita Sekayu

Asyik Nyabu di Sel Warga Binaan Diamankan, Simpan Sabu Dalam Botol Shampo

Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, narkotik tersebut disediakan oleh Hendra, sedangkan alat hisap dibuat oleh Arzan. Dari pengakuan Hendra sa

Asyik Nyabu di Sel Warga Binaan Diamankan, Simpan Sabu Dalam Botol Shampo
SRIPOKU.COM/CR13
Keempat narapidana Lapas Kelas II B Sekayu pada saat diamankan karena asyik nyabu dalam sel. 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Fajeri Ramadhoni

SRIPOKU.COM, SEKAYU—Bukannya memperbaiki diri dari kesalahan yang ada, keempat orang warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Sekayu harus diamankan petugas Lapas Kelas II B Sekayu karena melakukan penyalahgunaan narkotika jenis sabu, Selasa (4/12/18). Keempat narapidana yang kedapatan nyabu sekitar pukul 11.30 WIB, yakni Hendra Gunawan (32), Arzan (43), Arhan Nudin (28), dan Alpian (48) dengan TKP Blok F 3, Lapas Klas IIB Sekayu.

Kepala Lapas Klas II B Sekayu, Ronaldo Devinci mengatakan, teruangkapnya kasus tersebut setelah pihaknya mendapatkan informasi bahwa akan ada seorang pengunjung yang akan menyeludupkan sabu-sabh di dalam makanan pempek. Dari informasi tersebut pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan para pengunjung lapas.

Geluti Bisnis Narkoba, Dua Pemuda Warga Kepur Diamankan Petugas

Polres Pagaralam Gerbek Gudang Berisi 6.808 Botol Miras. Wako Pagaralam Prihatin

“Setiap barang bawaan pengunjung kita periksaan, pada saat itu ada pengunjung yang berinisial NT yang membawa empek-empek dan sudah kita curigai,”kata Ronaldo, Rabu (5/12/18).

Lanjutnya, pihaknya terus melakukan pengawasan terhadap NT yang mana ia bertemu dengan narapidana Hendra. Pengawasan itu dilakukan hingga narapidana Hendra kembali kedalam blok. 

"Kita amati hingga ke dalam sel di Blok F3. Kita juga lihat siapa saja yang medekati Hendra di dalam sel. Tidak lama kemudian, kita langsung lakukan penggerebekkan dan didapati Hendra bersama Arzan, Arhan, dan Alpian sedang mengkonsumsi sabu-sabu," ungkapnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, narkotik tersebut disediakan oleh Hendra, sedangkan alat hisap dibuat oleh Arzan. Dari pengakuan Hendra sabu-sabut tersebut dimasukkan didam botol shampo oleh NT.

“Sabu tersebut dimasuukan dalam shampo, Hendra merupakan narapidana pidana umum dan dalam waktu satu minggu lagi bebas bersyarat. Sedangkan Arhan Nudin narapidana kasus pembunuhan dan tengah menjalani sisa hukuman 2,6 tahun lagi,”ungkapnya.

Lalu Arzan merupakan narapidana umum dan saat ini masih proses sidang karena terlibat kasus narkoba lainnya, karena istri Arzan sebelumnya ditangkap pihak Lapas Klas II B Sekayu karena kedapatan menyelundupkan narkotika. Sedangkan Alpian saat ini masih berstatus tahanan karena masih menjalani proses sidang dengan kasus narkotika.

Fotonya Diupload Dengan Keterangan Tak Senonoh, Wanita Ini Laporkan Mantan Kekasihnya

 

“Karena keterlibatan penyalahgunaan narkotika, narapidana Hendra statys bebas bersyarat yang sebentar lagi ia terima kita cabut. Keempatnya saat ini kita tempatkan di sel isolasi dan tidak boleh di kunjungi selama 3 bulan, terkait kejadian ini kita telah melaporkan ke Polres Muba dan kasus ini sedang diselidiki lebih lanjut,”jelasnya.

Sementara Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti melalui Kasat Narkoba Polres Muba, AKP Hidayat Amin mengatakan, pihaknya telah menerima laporan dari Lapas Klas II B Sekayu terkait penangkapan empat orang penghuni Lapas Klas II B Sekayu.

“Dari para pelaku kita mengamankan narkotika jenis sabu-sabu dengan berat bruto 0,24 gram, satu buah pirek kaca yang diduga berisikan sisa zat narkotika jenis sabu sabu, satu buah korek api gas, seperangkat alat hisap (bong) dan satu unit handphone. Pelaku sudah kita amankan dan tengah menjalani proses lebih lanjut," ujarnya. (cr13)

Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved