Berita Pagaralam

Tim Ekspedisi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pagaralam Menemukan Batu Nisan Kuno

tim ekspedisi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Pagaralam menemukan dinding batu berelief.

Tim Ekspedisi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pagaralam Menemukan Batu Nisan Kuno
SRIPOKU.COM/AHMAD FAROZI
Tampak petugas dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disbud) Kota Pagaralam bersama warga saat mengecek penemuan yang diduga nisan Kuno, Senin (3/12/2018). 

Laporan wartawan sripoku.com, Wawan Septiawan

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Setelah beberapa waktu lalu tim ekspedisi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Pagaralam menemukan dinding batu berelief.

Kali ini tim ini kembali menemukan peninggalan sejarah baru di Kota Pagaralam.

Tim menemukan 3 pasang batu nisan yang diduga merupakan batu nisan kuno. Nisan ini ditemukan di Dusun Aur Duri, Kelurahan Karang Dalo, Kecamatan Dempo Tengah, Senin (3/12/2018).

Nisan Kuno ini beda dengan nisan lainnya. Pasalnya di tiga nisan tersebut terdapat motif polos dan sulur-suluran ini.

Tiga nisan tersebut berada di areal kebun Janawi (65), warga Dusun Aur Duri. Dari penuturan Janawi, bahwa makam kuno itu, sudah cukup lama diketahui masyarakat sekitar.

Namun, tidak pernah dipublikasi dan malah seringkali dijadikan tempat "Betarak’" (tempat bersemedi untuk mengharapkan sesuatu).

"Sudah lama ada disini pak. Namum biasanya lokasi nisan ini dijadikam warga tempat Betarak atau tempat orang memberikan sajen untuk meminta-minta," katanya.

22 Anggota Bintara Remaja Polres Musirawas Sumsel Mengikuti Tradisi Pembaretan

Dua dari Empat Pencuri Kursi Taman Pedestrian Sudirman Ditembak PIdum Polresta Palembang

Kabid Kebudadyaan Dikbud Kota Pagaralam, Ali Akbar Fitriansyah membenarkan, jika ada temuan batu nisan relief kuno tersebut.

Penemuan itu berasal dari informasi masyarakat, yang sering memancing ikan di Sungai Selangis dan melihat relief nisan tersebut.

"Dengan temuan nisan relief kuno ini, semakin lebih mengokohkan identitas asli Suku Besemah, yang bermukim di Pagaralam. Nisan tersebut identik dengan makam Islam. Nisannya sudah menghadap Arah kiblat. Namun, agak sedikit melenceng 15 derajat dari kiblat sekarang," jelasnya.

Diperkirakan umur nisan tersebut lebih dari 300–400 tahun pasca budaya Megalitik Pasemah. Pasalnya bentuknya lebih halus atau lebih modern dari Arca dan Megalit.

"Sampai saat ini, telah ditemukan 3 nisan di Kota Pagaralam, seperti Tanjung Pasai, Lubuk Buntak dan Karang Dalo. Temuan nisan kuno di Aur Duri ini menambah jumlah temuan dari nisan relief kuno, yang telah ditemukan di Kota Pagaralam," katanya.

Dijelaskannya, adanya bukti nisan tersebut memanbah informasi tentang sistem kepercayaan yang ada di tanah Pasemah sejak dulu. Selain itu penemuan ini juga menjadi petunjuk kapan masuknya Islam di Kota Pagaralam.(one)

Penulis: Wawan Septiawan
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved