Bangun Jargas hingga Gandus, Proyek Tahun Depan Rp 21 Miliar

BUMD PT SP2J Kota Palembang siap melakukan pemasangan Jaringan Gas (Jargas), mulai dari Kawasan Sosial KM 5 hingga Gandus. Pembangunan dilakukan

Bangun Jargas hingga Gandus, Proyek Tahun Depan Rp 21 Miliar
SRIPOKU.COM/ZAINI
Ilustrasi - Pemasangan jaringan gas. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT SP2J Kota Palembang siap melakukan pemasangan Jaringan Gas (Jargas), mulai dari Kawasan Sosial KM 5 hingga Gandus. Pembangunan dilakukan tahun 2019, mendatang senilai Rp 21 miliar.

Direktur Operasional PT SP2J, Antoni Rais mengatakan pihaknya mendapatkan dana penyertaan modal pada tahun depan dan akan digunakan untuk pembangunan jargas. Anggarannya pun sudah disetujui Pemkot Palembang bersama DPRD Kota Palembang.

"Dananya Rp 21 milyar sudah disetujui tahun depan mulai kita bangun, " kata Antoni Rais, Jumat (30/11) di Kantor SP2J Jalan R Soekamto Kompleks PTC Mall Palembang. Menurutnya, pembangunan jargas di wilayah tersebut dilakukan karena dari masyarakatnya sudah banyak melakukan pengajuan minta dibangunanya jargas.

Karena antusias warga banyak, akhirnya pihaknya memutuskan untuk melakukan pemasangan di Gandus. "Ada 1000 sampai 1.500 pelanggan nantinya bisa nikmati gas, " kata dia.

Menurut dia, pada tahun 2018 ini pihaknya sudah melakukan pengerjaan Jargas di kawasan Bukit Lama mulai dari Jalan Seruni, Poltek dan karang jaya sepanjang 7200 meter dengan kapasitas 1.500 pelangan. "Saat ini sudah ada 302 pelanggan yang sudah kita pasang ke rumah rumah warga, " kata dia. Selanjutnya, pihaknya juga sudah melakukan pengerjaan di kawasan Macan Kumbang sepanjang
2.800 meter menuju Jalan Sriwijaya Negara dengan panjang pipa induk sepanjang 1850 meter memiliki kapasitan mencapai ribuan pelanggan. "Untuk pelanggan di Macan Kumbang sudah ada 220 pelanggan yang kita sambungkan, " kata dia.

Dan saat ini sedang dilakukan pembangunan Jargas di Kelurahaan Talang Kelapa. Antoni mengatakan, warga di Talang Kelapa sudah menikmati Jargas pada akhir tahun ini juga. Karena pengerjaannya sudah hampir rampung.

"Masyarakat di sana pengajuan kekita sudah lama, tahun ini baru bisa direalisasikan, " kata dia. (axl)

===

Penulis: Yandi Triansyah
Editor: Bejoroy
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved