Nilai SKD tak Jamin Lulus CPNS, 1 Desember Perangkingan SKD

Setelah sebelumnya menyatakan akan mengumumkan hasil perangkingan tes SKD, ternyata Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) baru mengumumkan sebagian.

Nilai SKD tak Jamin Lulus CPNS, 1 Desember Perangkingan SKD
SRIPOKU.COM/Syahrul
Peserta mengikuti proses seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Dining Hall, Jakabaring Sport City Palembang, Rabu (14/11/2018). Sebanyak 4336 peserta CPNS Kemenag Sumsel dan CPNS Kabupaten OKI. SRIPO/SYAHRUL 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Setelah sebelumnya menyatakan akan mengumumkan hasil perangkingan tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), ternyata Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) baru mengumumkan sebagian. Kemarin, panitia baru mengumumkan untuk instansi Kementerian pusat, melalui website sscn.bkn.go.id.

Secara jumlah sudah diketahui sebanyak 12.508 peserta formasi daerah di Sumatera Selatan (Sumsel) yang akan mengikuti tes SKB. Untuk peserta tes instansi daerah akan diumumkan 1 Desember 2018.

Namun lulus SKD tak serta merta peserta lulus CPNS, termasuk yang lewat passing grade sebelum diberlakukan sistem peragkingan.

Karena masih ada Seleksi Kompetensi Bidang (SKB), yang nantinya digabung dengan hasil SKD.

Kepala Kantor Regional (Kanreg) Badan Kepegawaian Negara (BKN) VII Palembang, Ir Agus Sutiadi mengatakan untuk saat ini pengumuman CPNS masih dilakukan secara bertahap, instansi Kementrian yang terlebih dahulu. Sementara untuk instansi daerah baru akan diumumkan pada 1 Desember mendatang.

"Seluruh Indonesia untuk instansi daerah akan diumumkan melalui situs resmi sscn, termasuk Provinsi Sumsel," ujar Agus. Ia menjelaskan, beberapa instansi daerah di Sumsel seperti OKU Selatan, Banyuasin, Lubuklinggau, Ogan Ilir, Prabumulih dan lain-lain secara bergantian dipanggil oleh Panselnas untuk melakukan rekonsiliasi terkait perangkingan passing grade para peserta tes CPNS.

Dipanggilnya perwakilan daerah masing-masing, dikarenakan Panselnas akan mencocokkan hasil perangkingan dari daerah setempat dan Panselnas. Dengan adanya koordinasi tersebut diharapkan akan didapatkan hasil yang valid. Sehingga tak ada lagi pihak yang mengklaim lulus SKD, namun sesuai data didapatkan yang bersangkutan namanya tidak tercantum di website resmi BKN.

"Nantinya pengumuman perangkigan itu semuanya dari Panselnas melalui website dan pemerintah daerah masing-masing. BKN tidak terima salinan siapa saja yang lulus, semuanya kembali ke pusat dan instansi," jelas Agus.

Setelah pengumuman hasil perangkingan SKD, para peserta selanjutnya bakal mengikuti proses tahapan tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) di gedung Grand Atyasa Palembang, 8 Desember mendatang.

Agus menerangkan, untuk peserta yang telah lulus SKD tidak serta merta langsung dinyatakan sebagai CPNS, meski jumlah peserta kurang dari kuota dibutuhkan, peserta harus lebih dulu melalui tahapan tersebut. Ia mencontohkan, misalkan di satu instansi ada kuota lima orang, tetapi peserta tes ada tiga orang, mereka tetap harus tes terlebih dahulu untuk mendapatkan nilai terbaik.

"Meski kuota hanya satu dan lulus satu orang, ia harus tetap tes. Nanti sudah jumawa duluan dan tidak tes, itu akan dinyatakan gugur. SKB itu syaratnya untuk ke tahapan akhir pemberkasan," beber Agus.

Usai mengikuti tes SKB, selanjutnya peserta akan melewati tahapan pemberkasan. Jika semuanya dinyatakan lengkap baru akan keluar NIP CPNS. Selanjutnya yang bersangkutan akan melewati lagi diklat selama satu tahun, barulah akan menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). (Oca)

Story Highlights
- Instansi Daerah Diumumkan 1 Desember
- Tes SKB tanggal 8 Desember
- Lokasi tes Grand Atyasa Palembang
- Lulus Gabungan hasil SKD-SKB

===

Penulis: Odi Aria Saputra
Editor: Bejoroy
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved