Berita Palembang

Pompanisasi Sungai Belum Mampu Atasi Banjir, Warga Diharapkan Peduli Lingkungan

Bencana banjir bukanlah hal yang diinginkan oleh setiap orang, lantaran sedikit menimbulkan permasalahan di tengah masyarakat.

Pompanisasi Sungai Belum Mampu Atasi Banjir, Warga Diharapkan Peduli Lingkungan
SRIPOKU.COM/REIGAN RIANGGA
Camat Ilir Timur (IT) 1 Palembang, Agus Rizal. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Reigan Riangga

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-- Bencana banjir bukanlah hal yang diinginkan oleh setiap orang, lantaran sedikit menimbulkan permasalahan di tengah masyarakat.

Dari itu, guna mengatasi permasalahan banjir Pemerintah Kota Palembang sedang membangun pompanisasi sungai guna mengurangi genangan air. 

Camat Ilir Timur (IT) 1 Palembang, Agus Rizal mengatakan, mengatasi permasalahan banjir ini tidak bisa tanpa diiringi dengan kesadaran masyarakat itu sendiri dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Dimana, hujan deras akan terus menjadi suatu ketakutan sendiri bagi masyarakat.

Menurutnya, dalam menjaga kebersihan tidak hanya dapat dilakukan oleh pihak Pemerintah saja, maka dari itu pihaknya sangat mengharapkan masyarakat untuk terus ikut dalam program gotong royong dan selalu teliti dengan saluran air yang tersumbat, kemudian jangan buang sampah sembarangan.

Dirinya berharap, Pompanisasi sungai bendung yang saat ini terus dikebut pengerjaannya, dapat menjadi solusi dalam mengatasi banjir.

Dikatakannya, meski adanya kolam retensi yang berlokasi di Simpang Polda tidaklah mampu untuk menampung debit air yang cukup besar.

"Kembalinya air juga akan ke sungai bendung. Kita harapkan nanti dengan pompanisasi itu bisa disedot dan dibuang ke Sungai Musi, sehingga genangan air bisa lebih cepat," ungkap Agus dikonfirmasi Sripoku.com, Kamis (15/11/2018).

Agus mengatakan, genangan air yang berada di Simpang Polda memang sering terjadi, hal tersebut dikarenakan lambatnya air yang mengalir menuju sungai bendung.

"Kalau sungai bendung nanti lancar disedot, maka air di anak-anak sungai dapat lebih cepat untuk mengalir. Kita berharap masyarakat dapat bersabar, karena banjir kemarin memang suatu musibah, mudah-mudahan dapat menjadi pelajaran bagi kita semua agar dapat lebih aktif untuk terus menjaga kebersihan lingkungan," jelasnya.

 Baca: Habiskan Dana Rp15 Miliar per Tahun, Ini Alasan Pemkot Pagaralam Data Ulang TKS dan Honorer

Baca: Kemiskinan di Palembang Masih Tinggi, 184 Ribu KK Dinyatakan Kurang Mampu

====

Penulis: Reigan Riangga
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved