Berita Palembang

Kasir Wanita Ini Ajak Office Boy Gelapkan Uang Iuran BPJS Ketenagakerjaan

Memiliki jabatan sebagai kasir dan tercatat sudah dua tahun bekerja, Monica (27), tetap nekat melakukan penggelapan

Kasir Wanita Ini Ajak Office Boy Gelapkan Uang Iuran BPJS Ketenagakerjaan
SRIPOKU.COM/WELLY HADINATA
Kompol Edi Rahmat menginterogasi tiga tersangka kasus penggelapan yang tertunduk lesu ketika rilis perkara di Mapolsek IT I Palembang, Rabu (14/11/2018). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Welly Hadinata

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Memiliki jabatan sebagai kasir dan tercatat sudah dua tahun bekerja, Monica (27), tetap nekat melakukan penggelapan uang milik perusahaan di tempatnya bekerja.

Bahkan Monica mengajak dua rekannya yakni Firman (20) dan Oon (31), dalam melancarkan aksinya menggelapkan uang milik perusahaan. Firman dan Oon bekerja dalam perusahaan yang sama dengan Monica dan sebagai office boy.

Baca: Garuda Indonesia Group Ambil Alih Pengelolaan Operasional Sriwijaya Air & NAM Air

Uang perusahaan yang digelapkan oleh ketiganya, yakni uang iuran BPJS Ketenagakerjaan yang tidak disetorkannya yang totalnya Rp12 juta. Ketiga pun kini diamankan petugas dan meringkuk di sel penjara Mapolsek IT I Palembang.

"Aku sama Oon ini cuma disuruh Monica untuk bawa slip setoran bank dan tidak usah disetor, tapi bawa keliling. Kemudian aku kembali lagi ke kantor dan slip aku berikan ke Monica," ujar Firman, ketika rilis perkara di Mapolsek IT I Palembang, Rabu (14/11/2018).

Baca: Ini Sederet Potret Selvi Ananda, Menantu Jokowi, Tampil Kasual, Makeup Flawless Hingga Berhijab

Ketika ditanyai sudah berapa kali diminta Monica tidak menyetor uang, Firman dan Oon mengakui baru satu kali diminta Monica untuk tidak setor uang yang seharusnya memang disetorkan.

"Beberapa hari kemudian aku dikasih uang oleh Monica Rp4 juta dan Oon juga dapat Rp3 juta. Setelah itu aku tidak tahu lagi dan aku bekerja baru setahun," ujar Oon.

Sementara itu Monica bungkam untuk berkomentar soal modus yang dilakukannya dalam menggelapkan uang milik perusahaan. Meskipun berulang kali diminta untuk menjelaskan bagaimana cara modusnya, Monica hanya menggelengkan kepala dan menolak untuk berkomentar.

Baca: Hadiri HUT Brimob Ke-73, HD Doakan Korps Brimob Semakin Maju dan Berjaya

Kapolsek IT I Palembang Kompol Edi Rahmat didampingi Kanit Reskrim Ipda Jhony Palapa mengatakan, kejadian sudah dua bulan lalu. Sebelumnya tersangka Monica datang ke Polsek IT I membuat laporan bahwa telah terjadi pencurian uang iuran BPJS Ketenagakerjaan di perusahaan tempatnya bekerja.

Namun setelah dilakukan penyelidikan, ada kejanggalan. Setelah silekukay pemeriksaan, Monica akhirnya mengakui perbuatannya. Sementara untuk tersangka Firman dan Oon, perannya hanya membantu Monica yang membawa keliling slip setoran.

Baca: Gubernur Sumsel Restui Tim iGEM Unsri Bersaing ke Boston USA

"Ketiga tersangka masih menjalani pemeriksaan petugas penyidik untuk dilakukan pengembangan. Ketiganya dikenakan pasal 374 KUHP yang ancamannya di atas lima tahun penjara," ujarnya.

Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved