Berita Palembang

Curah Hujan Tinggi, Warga Pagaralam Harus Waspadai Titik-Titik Rawan Longsong Ini

Tingginya intensitas hujan membuat sejumlah kawasan daerah di Kota Pagaralam rawan longsor dan banjir bandang.

Curah Hujan Tinggi, Warga Pagaralam Harus Waspadai Titik-Titik Rawan Longsong Ini
SRIPO/WAWAN SEPTIAWAN
Tampak petugas dari BPBD, Dinas PU bersama masyarakat saat membersihkan material longsor di Gunung Dempo, Senin (9/4/2018). 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Wawan Septiawan

SRIPOKU.COM, PAGARALAM -- Tingginya intensitas hujan membuat sejumlah kawasan daerah di Kota Pagaralam rawan longsor dan banjir bandang.

Bahkan, longsor dan banjir sudah menjadi langganan terjadi di sejumlah kawasan di Pagaralam.

Informasi yang dihimpun Sripoku.com, Kamis (8/11/2018) menyebutkan, jika intensitas turun hujan tinggi, lokasi atau kawasan yang menjadi langganan longsor diantaranya, Liku Endikat, Lematang, kawasan kaki Gunung Dempo, seperti kelurahan Gunung Dempo, dan kelurahan Dempo Makmur.

Kawasan tersebut menjadi langgatan longsor pasalnya kontur tanah berupa lereng perbukitan terjal. 

Baca: Mengaku Terdesak Hutang, Pria Ini Nekat Masuk Rumah Tentangga & Curi Emas

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Pagaralam, Herawadi mengatakan, karena tingginya intensitas curah hujan yang mengguyur Kota Pagaralam dan sekitarnya kewaspadaan terhadap kemungkinan bencana alam, seperti kasus longsor dan banjir termasuk banjir bandang serta kasus lainnya harus diwaspadai masyarakat.

"Sejumlah daerah di Kota Pagaralam memang rawan longsor dan banjir, terutama musim penghujan. Jadi, kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, terutama yang tinggal di lereng-lereng dan perbukitan, untuk terus meningkatkan kewaspadaan, termasuk pengguna jalan yaiti Liku Endikat dan Liku Lematang," katanya.

Baca: Angkutan Batubara Tiarap Pengusaha dan Sopir Angkutan Batubara Mulai Cemas

Untuk lokasi mana saja yang dinilai rawan longsor, biasanya terjadi di Liku Endikat dan Lematang. Selian itu kawasan di kaki gunung Dempo, termasuk di Kawasan kecamatan Dempo Utara. 

"Sejumlah kawasan tersebut terbilang cukup ramai dilalui pengguna jalan, baik roda dua dan roda empat sebagai jalur lintas provinsi, sehingga jika terjadi longsor dikhawatirkan bakal menelan korban. Jadi diharapkan saat melintas dikawasan tersebut saat hujan harus waspada," imbaunya.

Hal yang perlu diwaspadai adalah kejadian longsor, sedangkan untuk bencana banjir bandang perlu juga diwaspadai di sejumlah aliran sungai besar, seiring tingginya intensitas curah hujan sejak sepekan ini yang mengguyur Pagaralam.

Baca: Ingat Vlogger Keke Yang Lagi Naik Daun, Ternyata Pernah Dibully Begini Oleh Teman-Temannya

"Kemungkian banjir bandang bisa saja terjadi. Untuk itu, bagi masyarakat maupun pemancing untuk selalu meningkatkan kewaspadaan. Intinya penanggulangan termasuk penanganan bencana alam seperti longsor dan banjir serta bentuk lainnya, menjadi prioritas penanganan Pemerintah Kota Pagaralam melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pagaralam (BPBD)," jelasnya.

Untuk penggulangan bencana alam BPBD Kota Pagaralam akan melakukan koordinasi dengan pihak terkait lainnya untuk menyiagakan alat berat berikut kendaraan pendukung lainnya, termasuk personel di lapangan.

Penulis: Wawan Septiawan
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved