Berita Pagaralam

Gas Elpiji 3 Kg Langka di Pagaralam, 560 Tabung Langsung Ludes Diborong Warga

Dalam hitungan menit saja stok 560 tabung gas 3 kg disiapkan panitia habis terjual.

Gas Elpiji 3 Kg Langka di Pagaralam, 560 Tabung Langsung Ludes Diborong Warga
SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN
Sejumlah masyarakat berada di kawasan pasar rela antre panjang, demi bisa mendapatkan gas 3Kg di giat operasi pasar yang digelar Pemkot Pagaralam. 

Laporan wartawansripoku.com, Wawan Septiawan

SRIPOKU.COM, PAGARALAM – Langkanya gas elpiji 3 kilogram di Kota Pagaralam beberapa pekan ini membuat Pemerintah setempat melalui Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi (Disperindagkop) UKM dan PP Kota Pagaralam bekerjasama dengan agen gas elpiji mengadakan operasi pasar.

Operasi pasar dilaksanakan di beberapa kecamatan mulai dari Kecamatan Dempo Selatan sampai ke Kecamatan Pagaralam Selatan.

Sejak pagi warga rela ikut mengantre untuk mendapatkan tabung gas elpiji 3 kg.

Baca: Jangan Takut Vaksin Rubella, Hukumnya Dibolehkan sampai Ada Vaksin lainnya

Pihak pelaksana menerapkan sistam setiap warga maksimal 2 tabung. Kondisi ini membuat antrean panjang. Bahkan dalam hitungan menit saja stok 560 tabung gas 3 kg disiapkan panitia habis terjual.

"Kita mulai melakukan operasi pasar gas 3 kg, agen elpiji menyiapkan stok 560 tabung, yang diperuntukkan bagi warga Pagaralam yang saat ini sulit mendapatkan gas 3Kg," ujar Kepala Disperindagkop UKM dan PP Kota Pagaralam Saidu Amrullah, kepada sripoku.com, Minggu (2/9/2018).

Baca: Warga Tebingtinggi Dikejutkan Dengan Penemuan Orang Gantung Diri

Operasi pasar gas 3 kg ini sebagai tindaklanjut hasil rapat koordinasi, yang telah dilakukan bersama para agen elpiji, serta aparat Kepolisian Resort (Polres) Pagaralam.

Sementara itu, Direktur PT Alam Indah Dempo, M Syahferi mengatakan, dalam operasi pasar yang dilaksanakan, pihaknya memberitahukan langsung kepada masyarakat yang masuk di dalam wilayah pendistribusian gas elpiji.

"Kita langsung turun ke masyarakat, menyampaikan informasi operasi pasar. Harga jual elpiji yang kita patok, tentu disesuaikan dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yaitu Rp18 ribu per tabung. Namun warga hanya kita batasi maksimal 2 tabung. Ini agar penyaluran gas 3 kg bisa merata," katanya.(one)

Penulis: Wawan Septiawan
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help