Berita Muaraenim

Wujudkan Kota Layak Anak di Mauraenim, Pemkab Lakukan Rapat Koordinasi

Kegiatan ini dibuka oleh Asisten Bidang Administrasi dan Umum Pemerintah Kabupaten Muaraenim Drs Ibrahim Ilyas.

Wujudkan Kota Layak Anak di Mauraenim, Pemkab Lakukan Rapat Koordinasi
SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI
Untuk memastikan komitmen bersama mewujudkan percepatan Kabupaten Muaraenim menuju Kabupaten / Kota Layak Anak (KLA), Pemkab gelar Rapat Koordinasi Kabupaten Layak Anak Di Kabupaten Muaraenim Tahun 2018 di gedung Kesenian Putri Dayang Rindu Kabupaten Muaraenim, Kamis (30/8). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Ardani Zuhri

SRIPOKU.COM, MUARAENIM -- Pemerintah Kabupaten Muaraenim serius mewujudkan Kota Layak Anak (KLA).

Untuk itu, pihaknya menggelar rapat koordinasi Kabupaten Layak Anak Di Kabupaten Muaraenim Tahun 2018 di gedung Kesenian Putri Dayang Rindu Kabupaten Muaraenim, Kamis (30/8/2018).

Kegiatan ini dibuka oleh Asisten Bidang Administrasi dan Umum Pemerintah Kabupaten Muaraenim Drs Ibrahim Ilyas.

Baca: Jadwal MotoGP Italia 2018 Sirkuit Misano dan Live Streaming Trans 7

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala OPD, PKK, Darma Wanita, Forum Anak, Forum Guru, Persit, Bhayangkari Kabupaten Muaraenim dan narasumber berasal dari Kementrian PPPA Jakarta Pusat Budi Wibowo dan Taufik Uwaidha dari Konsultan Indora(Indonesia Ramah Anak) Semarang.

"Sebulan yang lalu sudah kita deklarasikan, makanya kita gelar rapat koordinasi untuk percepatan mewujudkannya," ujar Bupati Muaraenim yang diwakili oleh Asisten Bidang Administrasi dan Umum Pemerintah Kabupaten Muaraenim Drs Ibrahim Ilyas.

Baca: Beberapa Momen Langka dan Dramatis di Asian Games 2018

Menurut Ibrahim, pemerintah melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia telah mendesain dan mensosialisasikan sebuah sistem dan strategi pemenuhan hak-hak anak yang terintegrasi dan berkelanjutan dengan mengembangkan kebijakan Kabupaten Layak Anak (KLA), Kecamatan Layak Anak (KELANA) dan Desa / Kelurahan Layak Anak (DEKELA).

Kebijakan KLA bertujuan untuk mensinergikan sumber daya pemerintah, masyarakat dan dunia usaha sehingga pemenuhan hak-hak anak Indonesia dapat lebih dipastikan.

Baca: Mantan Anak Jalanan Filipina Persembahkan Emas dari Skateboard Hingga Medali Perunggu untuk HUT Ibu

Dikatakan Ibrahim, kewajiban terkait pemenuhan hak dan perlindungan anak dilakukan secara holistis lntegratif dan berkelanjutan yang mengkaitkan antar program untuk mendukung tujuan pembangunan KLA dengan mengintegrasikan pengarusutamaan hak anak dengan mengedepankan prinsip-prinsip kebijakan non diskriminatif kepentingan terbaik bagi anak, hak untuk hidup, penghargaan terhadap pandangan anak sehingga terwujudnya Kabupaten Layak Anak (KLA).

Hal ini sesuai dengan UU RI No 22 Tahun 2002 yang telah mengalami perubahan dengan UU RI No 35 Tahun 2014. Implementasi UU tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak No 11 tahun 2011 tentang kebijakan pengembangan kota Layak Anak.

Baca: 1.000 Kosakata Daerah di Sumsel Diusulkan Masuk KBBI

Kegiatan Rapat Koordinasi KLA ini, lanjut Ibrahim, bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada semua Perangkat Daerah dan Organisasi Iainnya juga termasuk didalam Gugus Tugas KLA agar dapat memberikan prioritas kepada perkembangan dan perlindungan anak dalam kerangka kebijakan, program dan kegiatan untuk pemenuhan hak anak.

Membangun inisiatif semua pemangku kepentingan dalam upaya mewujudkan pemenuhan hak anak dalam strategis pembangunan anak yang terintegrasi dan berkelanjutan. Kemudian, memperkuat komitmen bersama dalam rangka percepatan pengembangan Kabupaten atau Kota Layak Anak Kabupaten Muaraenim.

Baca: Atlet Triathlon Lewati Rute Sejauh 51,5 KM, Jalan di Sekitar JSC Ditutup 5 Jam. Ini Rute Lengkapnya

"Diharapkan dengan rapat ini dapat meningkatkan komitmen bagi perangkat Daerah termasuk kecamatan untuk untuk Perlindungan Anak dan Pemenuhan Hak Anak dalam menyatukan Program Kegiatan dan Data dari Perangkat Daerah dan Kecamatan sebagai bahan Reprensi Penilaian Kabupaten Layak Anak," katanya.

Ditambahkan Kepala Dinas PPPA Kabupaten Muaraenim Drs Helman MM, anak merupakan potensi sangat penting bagi generasi penerus masa depan bangsa, penentu kualitas SDM yang menjadi pilar utama pembangunan secara Nasional, oleh karena itu kualitas anak perlu ditingkatkan dan yang terpenting mendapatkan perlindungan sungguh-sungguh dari semua elemen masyarakat dan pemerintah, sehingga dengan adanya kegiatan ini kita dapat membangun Komitmen bersama dalam mewujudkan Kabupaten Muaraenim menuju Kabupaten / Kota Layak Anak (KLA) sesuai dengan harapan kita bersama.

Penulis: Ardani Zuhri
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved