Asian Games 2018

Mantan Anak Jalanan Filipina Persembahkan Emas dari Skateboard Hingga Medali Perunggu untuk HUT Ibu

Atlet putri cabang olahraga skateboard dari kontingen Filipina Margielyn Arda Didal sukses mempersembahkan medali emas

Mantan Anak Jalanan Filipina Persembahkan Emas dari Skateboard Hingga Medali Perunggu untuk HUT Ibu
Asiangames2018.id
Margielyn Didal (tengah) sedang berfoto di podium bersama Kaya Isa dan Bunga Nyimas setelah menyelesaikan pertandingan skateboard di komplek JSC Palembang. 

SRIPOKU.COM -- Atlet putri cabang olahraga skateboard dari kontingen Filipina Margielyn Arda Didal sukses mempersembahkan medali emas Asian Games 2018 untuk negaranya usai mengalahkan pesaingnnya dari Jepang dan Indoensia pada partai final yang digelar di Komplek Jakabaring Sport City (JSC) Rabu (29/8/2018) kemarin.

Margielyn Arda Didal yang berusia 19 tahun mampu mengalahkan Kaya Isa (Jepang) dan atlet muda dari Indonesia yakni Bunga Nyimas yang berada di peringkat kedua dan ketiga.

Margielyn Didal menjadi juara dan meraih medali emas setelah mencatatkan total 30,4 poin di skateboard nomor jalan putri.

Baca: Atlet Triathlon Lewati Rute Sejauh 51,5 KM, Jalan di Sekitar JSC Ditutup 5 Jam. Ini Rute Lengkapnya

Di balik kesuksesan Didal, ada cerita menarik tentang peraih medali emas di cabang olahraga skateboard dari Filipina itu.

Margielyn Didal adalah putri dari seorang tukang kayu dan pedagang kaki lima di Filipina.

Didal juga ternyata merupakan mantan anak jalanan yang sering berkelana menggunakan skateboardnya.

Meski demikian, sekarang Didal boleh berbangga diri karena dia sudah membantu kontingen Filipina meraih medali emas.

Baca: 2 Hari Jelang Penutupan Asian Games 2018, Hampir Semua Kontingen Sudah Pulang ke Negaranya

Kabarnya, Didal akan diganjar bonus dari pemerintah Filipina sebesar 6 juta peso atau sekitar 4.6 miliar rupiah.

Menurut Didal, uang tersebut akan dia gunakan untuk membantu orang tuanya mendirikan usaha.

"Saya akan memberikan bonus itu untuk ibu saya, jadi kami bisa membangun sebuah bisnis kecil," ucap Didal dilansir Sripoku.com dari BolaSport.com.

Nyimas Bunga bersama Pevi permana usai menyabet perunggu, Rabu (29/8/2018).
Nyimas Bunga bersama Pevi permana usai menyabet perunggu, Rabu (29/8/2018). (SRIPOKU.COM/RANGGA ERFIZAL)
Halaman
123
Penulis: Reigan Riangga
Editor: Reigan Riangga
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help