Berita Muaraenim

PT Pertamina Asset 2 Kejar Target Produksi,Lakukan Pengeboran Kedua di Belimbing Tengah Selatan

Sebelum melakukan pengeboran, PT Pertamina Asset 2, melakukan sosialisasi Pengeboran di lokasi pengeboran

PT Pertamina Asset 2 Kejar Target Produksi,Lakukan Pengeboran Kedua di Belimbing Tengah Selatan
SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI
Pertamina Asset 2 memberikan sosialisasi Pengeboran di lokasi pengeboran BEL - TGS (Belimbing - Tengah Selatan) atau Belimbing 39, di Desa Tanjung, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muaraenim, Kamis (9/8) sekitar pukul 15.30. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Ardani Zuhri

SRIPOKU.COM, MUARAENIM -- Sebelum melakukan pengeboran, PT Pertamina Asset 2, melakukan sosialisasi Pengeboran di lokasi pengeboran BEL - TGS (Belimbing - Tengah Selatan), di Desa Tanjung, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muaraenim, Kamis (9/8/2018) sekitar pukul 15.30.

Menurut Asset 2 General Manager Astri Pujianto melalui Pjs Asset 2 GM Agung Dwi Rakhmadi, pengeboran ini merupakan pengeboran yang kedua di tahun 2018 untuk wilayah Limau, sebelumnya telah dilakukan pengeboran di wilayah Tebat Agung dan Lubuk Raman.

Baca: Penumpang Jurusan Ampera-Kertapati Meninggal di Angkot, Polisi Temukan Ini di Dalam Tasnya

"Kami berharap pengeboran BEL - TGS ini, juga berhasil sehingga bisa memberikan kotribusi bagi negara dan masyarakat," ujarnya.

Dikatakan Agung yang menjabat sebagai Manager Senior Eksploitasi Asset 2 Pertamina, bahwa Asset 2 merupakan salah satu unit kerja Pertamina EP yang mendapat tugas negara untuk menjamin kedaulatan negara dibidang energi khususnya migas.

Asset 2 membawa empat unit kerja yakni lapangan Prabumulih, Limau, Pendopo dan Adera. Kebutuhan energi migas semakin lama semakin besar, dahulu Indonesia adalah negara pengekspor minyak, namun sekarang menjadi negara pengimpor minyak terbesar di dunia.

Baca: Ketua MUI Sumsel Bangga dengan Program Bupati Musirawas dalam Memakmurkan Masjid

Selama tiga tahun terakhir, lanjut Agung, perusahaan migas dihadapkan persoalan turunnya harga minyak mentah yang signifikan sehingga berdampak pada program-program kerja yang dirancang sebelumnya untuk dievaluasi lebih seksama.

Untuk pihaknya meminta dukungan dari semua pihak untuk mengejar target produksi pada tahun 2018 ini.

Migas adalah energi yang tidak terbarukan yakni energi yang suatu saat akan habis. Oleh karena kita harus sama-sama menjaganya dan sebesar-sebesar harus dimanfaatkan untuk kemakmuran bangsa bukan kelompok-kelompok tertentu atau pribadi.

Baca: 4 Cara Mudah Ini Mampu Mengurangi Radiasi Ponsel, Biasakan Mulai Sekarang

Pelaksanaan kegiatan pengeboran BEL - TGS ini direncanakan selasam sekitar satu bulan dengan kedalaman pengeboran 2.050 MT vdss dan target Produksi sebesar 400 bopd.

Sementara itu Penjabat Bupati Muaraenim Teddy Meilwansyah, sangat menyambut baik dengan adanya kegiatan ini, terutama bantuan kepada masyarakat sekitar operasional perusahaan.

Baca: Kisah Inspirasi, Hanya Jualan Ikan Hias Kecil-Kecilan, Pria Ini Bisa Beli Rumah

Namun setidaknya bantuan ini, bukan jangan sampai disini, tetapi berkelanjutan dan terus menerus.

Pikirkan kontribusi bagi masyarakat sekitarnya untuk kehidupan di masa yang akan datang, setelah Pertamina tidak lagi di daerah ini, supaya bermanfaat dan menjadi kenangan manis di masyarakat.

Selain itu, ia meminta kepada masyarakat untuk membantu melancarkan kegiatan pengeboran ini.

Penulis: Ardani Zuhri
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help