Berita OKU

Jasad Bandit Kelas Kakap Bertato dan Jimat Kulit Harimau, Baru Ditemukan 2 Hari Setelah Ditembak

Padahal jaraknya hanya sekitar 300 meter dari tempat ditembak. Saat ditemukan jenazah pelaku sudah mulai busuk dan ada belatung.

Jasad Bandit Kelas Kakap Bertato dan Jimat Kulit Harimau, Baru Ditemukan 2 Hari Setelah Ditembak
SRIPOKU.COM/LENI JUWITA
Dua hari dan satu malam mayat penjahat berjimat Kulit harimau ini baru ditemukan. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Leni Juwita

SRIPOKU.COM, BATURAJA - Penjahat kakap yang sekujur tubuhnya penuh tato dan dibalut jimat sudah dua hari dan satu malam mayatnya baru ditemukan usai baku tembak dengan polisi.

Satu kompi polisi dibantu masyarakat setempat melakukan pencarian mayat penjahat kelas kakap bernama Andi Irawan (32) namun belum juga diketemukan.

“Hingga dua hari dan 1 malam, jenazahnya baru diketemukan. Padahal jaraknya hanya sekitar 300 meter dari tempat kita baku tembak,” terang Kasat Reskrim Polres OKU AKP Alex Andriyan Skom, Jumat (3/8/2018).

Baca: Melaju Dengan Kecepatan Tinggi, Pria di Lahat Ini Tak Bisa Mengelak Hantam Truk & Tewas Seketika

Menurut AKP Alex, saat ditemukan jenazah pelaku sudah mulai menebar bau busuk dan ada belatung.

Di tubuh pelaku ditemukan sejumlah jimat kulit harimau, keris kuningan kecil, kuningan berbentuk keong (2 buah) dan berbagai jimat lainnya.

Bahkan sebelum dilumpuhkan polisi, penjahat yang sudah 15 kali membobol rumah dan melakukan kejahatan lainnya ini sempat sesumbar, dirinya memiliki ilmu kebal dan tidak ada polisi yang bisa menangkapnya.

Baca: Kepergok Curi Sendal Jaksa, Pria di Palembang Ini Malah Diberi Uang Oleh Kajari Palembang

Tahun 2011 pelaku merupakan tahanan Rutan Muaraenim yang kabur dari penjara.

Tahun 2012 melakukan kejahatan di wilayah hukum Polsek Baturaja Timur dan di tahun yang sama pria yang memiliki beberapa nama lain (alias) ini masuk DPO (Daftar Pencarian Orang) Polsek Baturaja Timur.

Menurut Kapolres OKU AKBP Dra Ni Ketut Widayana Sulandari, hingga saat ini sudah terungkap 15 kasus pembobolan rumah di wilayah hukum Polres OKU yang dilakukan tersangka, pelaku merupakan penjahat antar kabupaten.

Baca: Berupaya Api Obor Asian Games 2018 Tetap Menyala Saat Dibawa Terjun dari Ketinggian 7.000 Feet

”Sudah satu bulan diintai dilakukan pengebrekan sampai 7 kali baru tertangkap,” kata Kapolres seraya menambahkan pelaku sudah lama menjadi TO polisi.

Sementara itu Bupati OKU Drs H Kuryana Azis yang kebetulan sedang melakukan kegiatan Jumat bersih di sekitar RSUD Dr Ibnu Sutowo Baturaja menyempatkan diri melihat rupa penjahat yang paling dicari polisi ini.

Bupati mengucapkan terima kasih kepada jajaran Polres OKU di bawah pimpinan AKBP Dra Ni Ketut Widayana Sulandari yang sudah berhasil menangkap para penjahat kelas kakap yang beroperasi di kabupaten OKU.

Penulis: Leni Juwita
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help