Berita Pagaralam

Warga Pagaralam Keluhkan Kondisi Air PAM yang Keruh dan Berbau

Bahkan kondisi air PAM yang masuk kepelanggan PAM dinilai sangat tidak layak konsumsi. Pasalnya air keruh bahkan bercampur lumpur.

Warga Pagaralam Keluhkan Kondisi Air PAM yang Keruh dan Berbau
SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN
Tampak kondisi air PDAM yang masuk mengalir kerumah warga yang tak layal konsumsi karena kondisi air sangat kotor dan berbau. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Wawan Septiawan

SRIPOKU.COM, PAGARALAM -- Masyarakat Kota Pagaralam terutama warga Kelurahan Alun Dua dan sekitarnya sejak beberapa tahun belakangan ini mengeluhkan kondisi air PAM yang keruh dan berbau saat mengalir masuk kerumah-rumah warga.

Bahkan kondisi air PAM yang masuk kepelanggan PAM dinilai sangat tidak layak konsumsi.

Pasalnya air keruh bahkan bercampur lumpur. Tidak hanya itu air PAM pun tidak mengalir lancar kesetiap rumah pelanggan.

Informasi yang dihimpun sripoku.com, Minggu (22/7/2018) menyebutkan, kondisi ini sudah terjadi sejak 2014 lalu.

Namun sampai saat ini kondisi yang sama masih saja terjadi meskipun warga sudah sering melaporkan kondisi tersebut ke pihak PAM.

Salah satu warga Alun Dua, Tado Basri mengatakan, pihaknya terpaksa memutuskan saluran PAM dirumah miliknya.

Pasalnya air yang masuk dinilai tidak layak konsumsi karena berwarna coklat bercampur lumpur dan berbau.

"Saya sudah tidak lagi menggunakan air PAM dek, sebab tidak layak untuk dikonsumsi. Jangankan digunakan untuk makan dan minum, untuk mandi dan mencuci pakaian saja tidak layak," katanya.

Saat ini pihaknya lebih memilih membuat sumur daripada menggunakan air PAM. Bahkan sebagian warga lebih memilih mandi di kolam pemandian daripada menggunakan air PAM.

Lain halnya dengan warga Desa Karang Dalo yang sejak berbulan-bulan belakangan ini tidak bisa lagi menikmati air PAM.

Hal ini disebabkan air sudah sejak beberapa bulan tidak hidup.

"Tolong pemerintah kota Pagaralam, kenapa air PAM yang mengaliri pelanggan di Simpang Mbacang mati sudah berbulan-bulan. Kalau memang sedang ada perbaikkan kenapa sudah sangat lama. Rugi kami pasang dengan harga berjuta tapi air tidak mengalir kerumah," ujar Rayyan warga Simpang Mbacang.

Kepala UPTD PAM Kota Pagaralam, Haryanto melalui Stafnya Amanu mengatakan, untuk aliran PAM ke Simpang Mbacang saat ini memang sedang ada perbaikkan. Pasalnya pipa yang lama terbawa arus sungai.

"Sebentar lagi pengerjaannya selesai, dan air akan segera mengalir kerumah-rumah warga. Sedangkan untuk air di Alun Dua memang saat ini kondisi air induk sedang keruh karena hujan," jelasnya.

Baca: Kalah, Thomas Tuchel Puji Performa Barisan Pemain Muda PSG. Debut Gianluigi Buffon Ternoda 

Baca: Ricuh Fans Fanatik Sriwijaya FC, Ini Saran Pengamat Sepakbola Sumsel Untuk Protes ke Manajemen

Baca: Ini Dia Tipe Mobil Yang Paling Banyak Diburu Jelang Asian Games dan Penerapan Ganjil Genap

Baca: Bawa Obor Asian Games 2018 ke Puncak Gunung Ijen, Mantan Petinju Nasional Merasa Terhormat

Baca: Ratusan Warga Ikut Ruqyah Massal di Masjid Agung Muaraenim

Baca: Diskusi Mahasiswa S2 Komunikasi UBD: Pilkada 2018 Masih Ada yang Tersumbat

Baca: Meski Tanpa Restu, Eza Gionino Tetap Nikahi Eca, Ibunda: Saya Tak Anggap Dia Anak Sampai Mati Pun

Penulis: Wawan Septiawan
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved