SFC Update

Ricuh Fans Fanatik Sriwijaya FC, Ini Saran Pengamat Sepakbola Sumsel Untuk Protes ke Manajemen

Menurutnya fans fanatik Sriwijaya FC, baik yang selalu memberikan suportnya di lapangan maupun di luar mungkin kecewa

Ricuh Fans Fanatik Sriwijaya FC, Ini Saran Pengamat Sepakbola Sumsel Untuk Protes ke Manajemen
SRIPOKU.COM/RESHA
Suasana tribun di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) Palembang yang mengalami kerusakan usai kericuhaan saat laga antara Sriwijaya FC kontra Arema FC Sabtu (22/7/2018). Foto diambil pada Minggu (23/7/2018). 

Laporan Wartawan Sripoku.com , Resha

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Ricuhnya suporter yang ditandai dengan pelemparan kursi tribun saat laga antara Sriwijaya FC versus Arema FC di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) Palembang, Sabtu (21/7/2018) lalu disayangkan oleh banyak pihak.

Setidaknya, mereka bisa meluapkan kekecewaan mereka melalui cara yang baik.

Hal tersebut dikatakan oleh pengamat sepakbola asal Sumatera Selatan Indrayadi.

Menurutnya fans fanatik Sriwijaya FC, baik yang selalu memberikan suportnya di lapangan maupun di luar mungkin kecewa dengan beberapa kebijakan manajemen belakangan ini.

Namun, sikap kecewa tersebut harus benar-benar dilakukan dengan benar.

“Memberikan kritik keras dengan media sosial dan mungkin melakukan demo-demo saya pikir cara bijak untuk memberikan tekanan ke manajemen. Tapi, merusak stadion bukanlah sikap yg bijak dan hal ini tidak bisa dibenarkan,” ungkapnya saat dihubungi Sripo Minggu (22/7/2018).

Akibatnya, sebanyak 335 kursi mengalami kerusakan saat laga kandang terakhir Sriwijaya FC di putaran pertama kompetisi Liga 1 2018 itu.

Dimana 211 kursi sampai terlempar ke tanah di bawah tribun.

Yang membuat pelik, stadion tersebut akan dipakai untuk perhelatan cabang olahraga (cabor) Sepakbola Wanita di Asian Games 2018 Agustus mendatang.

Halaman
12
Penulis: RM. Resha A.U
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help