Berita Ogan Ilir

Mobil Dinas Pemkab Ogan Ilir tak Dipakai Lagi Dibiarkan Tanpa Ada Kepedulian, Begini Kondisinya

Kendaraan itu terparkir tanpa ditutup, hujan kehujanan, panas kepanasan. Berjejernya kendaraan lelang yang semakin hancur.

Mobil Dinas Pemkab Ogan Ilir tak Dipakai Lagi Dibiarkan Tanpa Ada Kepedulian, Begini Kondisinya
SRIPOKU.COM/BERI SUPRIYADI
Belasan kendaraan Dinas milik Pemda Kabupaten Ogan Ilir mangkrak dan berjejer di halaman belakang pendopoan Bupati OI Tanjung Senai Indralaya 

Laporan wartawan Sripoku.com, Beri Supriyadi

SRIPOKU.COM, INDRALAYA--Belasan unit mobil dinas plat merah milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Ilir (OI) sejak beberapa tahun terakhir dibiarkan mangkrak, di halaman rumah Dinas Bupati Ogan Ilir di Kompleks Perkantoran Terpadu (KPT) Tanjung Senai Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir (OI).

Akibat tidak ada perawatan, kondisi kendaraan semakin hancur. Mobil operasional Pemkab OI yang mangkrak tersebut antara lain jenis mini bus 3 unit eks PKK, 3 unit ambulan.

Kendaraan itu terparkir tanpa ditutup, hujan kehujanan, panas kepanasan. Berjejernya kendaraan lelang yang semakin hancur cukup menggangu pemandangan disana, ditambah kondisi kelilingnya semak belukar yang ditumbuhi rerumputan.

Hingga saat ini, tidak diketahui sampai kapan kendaraan tersebut tetap berada di tempat itu. Pun demikian halnya, tiga kendaraan dan kendaraan transportasi air berupa speedboat milik Pemkab OI yang berada di Pemkab Lama Jalintim Km 35, juga terlihat mangkrak dan beberapa bagian kabin spedboat sudah berwarna kusam dan dipenuhi debu serta sarang laba-laba.

Menurut Adi (35), warga yang kerapkali melintas di rumah Dinas Bupati, bila dilakukan pelelangan, tentu saja kondisi barang sudah tidak bisa memungkinkan lagi dengan beberapa bagian kendaraan yang telah mengalami rusak parah.

“Kalau yang di Pemkab lama sudah bertahun-tahun pak, tiga kendaraan dinas tersebut dibiarkan mangkrak tanpa ada upaya perawatan. Kalau di dekat rumah Dinas Bupati, setahu saya sudah lebih kurang dua tahun kendaraan itu mangkrak,” tuturnya, seraya menyebut, biasanya kendaraan yang dilakukan pelelangan rata-rata kendaraan dinas yang masih bernilai ekonomis.

Menanggapi hal ini, Kepala BPKAD Setda Pemkab Ogan Ilir, Hj Sopiyah Yohanes ketika hendak dikonfirmasi menuju ruang kerjanya, wartawan tak diperkenankan stafnya dengan alasan yang bersangkutan masih sibuk.

“Ibu baru datang, dan ada tamu juga. Selain itu juga beliau tidak mau diganggu, karena lagi sibuk,” ujar seorang staf. Dan ketika dihubungi via telepon seluler, nomor yang dituju tidak dalam kondisi aktif.

Penulis: Beri Supriyadi
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved