Berita Pagaralam

Jembatan Endikat Ditutup, Warga Keluhkan Kenaikkan Ongkos Angkutan, Ternyata Ini Penyebabnya

Namun sudah mulai banyak keluhan warga Pagaralam dampak dari penutupan total salah satu jalur utama keluar masuk Kota Pagaralam tersebut.

Jembatan Endikat Ditutup, Warga Keluhkan Kenaikkan Ongkos Angkutan, Ternyata Ini Penyebabnya
SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN
Pihak Balai Besar Perbaiakan Jalan Negara (BBPJN) wilayah IX Sumsel saat memperbaikki jembatan darurat diatas Jembatan Endikat agat bisa kembali dilewati, Sabtu (19/5/2018). 

Laporan Wartawan Sriwijaya Post, Wawan Septiawan

SRIPOKU.COM, PAGARALAM -- Meskipun baru enam hari setelah dilalukan penutupan total jalur Pagaralam-Lahat akibat adanya perbaikkan dilokasi Jembatan Endikat.

Namun sudah mulai banyak keluhan warga Pagaralam dampak dari penutupan total salah satu jalur utama keluar masuk Kota Pagaralam tersebut.

Sebelumnya warga Pagaralam mengeluhkan semakin lamanya waktu untuk bisa sampai ke Kabupaten Lahat.

Pasalnya bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) harus lewat Kabupaten Empat Lawang agar bisa sampai ke Kabupaten Lahat.

Informasi yang dihimpun sripoku.com, Jumat (6/7/2018) menyebutkan, sejumlah pelaku usaha di Kota Pagaralam juga mulai mengeluh naiknya ongkos kirim barang baik dari Pagaralam maupun dari luar Kota Pagaralam.

Seperti yang dikeluhkan pemilik akun facebook Habibi Arsen Helmi. Pemilik akun ini mengeluh naiknya ongkos angkutan barang yang mencapai 100 persen.

"Ongkos angkutan barang naik 100 persen. Dampak renovasi Jembatan Endikat," tulisnya.

Meskipun ongkos angkutan naik, pihaknya tidak terlalu mempermasalahkan namun asal pasokan barang tidak terhambat.

"Ongkos naik ini memang tidak terlalu masalah, namun yang terpenting seluruh pasokan barang tidak terhambat dan tidak berkurang," ujarnya.

Salah satu penumpang Bus jurusan Palembang, Imron juga mengeluh, pasalnya saat ini ongkos bus juga naik sebesar Rp20.000 perorang.

"Ongkos bus saat ini juga naik dek, naiknya juga cukup besar yaitu Rp20 ribu," katanya.

Sebelumnya Pj Walikota Pagaralam, Musni Wijaya memgatakan, pihaknya sudah mengantisipasi kenaikkan harga atau ongkos tersebut.

Untuk itu pihaknya meminta pihak Balai Besar Jalan sebagai pihak yang melakukan perbaikkan untuk mempercepat pengerjaan namun tidak mengurangi kwalitas.

"Kami sudah berkoordinasi dengan pihak Balai Besar, menurut mereka pengerjaan Jembatan Endikat ini hanya akan memakan waktu paling lama 60 hari atau dua bulan. Untuk itu kami minta masyarakat Pagaralam bersabar," ujarnya.

Baca: Ada 4 Kloter, Ini Jadwal Keberangkatan Calon Jemaah Haji Empatlawang ke Tanah Suci

Baca: Bermain di Kandang, Sriwijaya FC Tundukkan PS Tira dengan Skor 4-1

Baca: Usai Manggung di Florida, Chris Brown Teman Duet Agnezmo Ditangkap Polisi, Sebelumnya Lakukan Ini

Baca: Ulang Tahun Tribun Sumsel ke-6, Bersama BRI Berbagi ke Panti Jompo Tresna Werdha

Baca: Pergoki Ayahnya Lirik Wanita Lain, Ini Yang Dilakukan Anak Nia Ramadhani

Baca: Gugup Saat Razia Preman, 3 Pemuda Ini Justru Terciduk Gegara Ini. Begini Pengakuannya

Baca: Gugup Saat Razia Preman, 3 Pemuda Ini Justru Terciduk Gegara Ini. Begini Pengakuannya

Baca: Belum Sempat Bawa Motor Curian, Aksi Pria Ini Digagalkan Tukang Parkir, Ini Kronologinya

Baca: Makin Hits, Bak Seorang Model, Begini 10 Potret Memesona Sandrina, Pelantun Lagu Goyang Dua Jari

Baca: Inilah 10 Smartphone Paling Kencang Tenaganya, Milik Andakah Yang Paling Atas?

Penulis: Wawan Septiawan
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help