Berita PALI

Masyarakat Bisa Nyoblos Meski KTP Domisili dan Belum Dapat C-6, Begini Caranya!

yang bersangkutan tetap bisa melakukan pencoblosan Pilgub melihat DPT sudah terdaftar atau sebaliknya bisa juga mendaftar

Masyarakat Bisa Nyoblos Meski KTP Domisili dan Belum Dapat C-6, Begini Caranya!
TRIBUNSUMSEL/ARIWIBOWO
Pelepasan logistik Pilgub Sumsel, di gudang logistik KPUD PALI, di Handyani Mulya. 

SRIPOKU.COM, PALI - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melepas logistik Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur provinsi Sumatera Selatan (Pilgub) yang bakal digelar serentak pada Rabu tanggal 27 Juni 2018 esok, ke seluruh Kecamatan melalui Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk selanjutnya disalurkan ke 311 Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Pelepasan logistik Pilgub dipimpin langsung ketua KPUD PALI H Hasyim, dan pemecahan kendi dan pemotongan pita pertanda logistik siap di distribusikan dilakukan ketua DPRD PALI, Drs H Soemarjono.

Pendistribusian logistik juga dihadiri Wakapolres Muara Enim dan PALI, Plt Kesbangpol PALI, Drs Darmawi serta Panwaslu PALI.

Baca: Belanja Kebutuhan Rumah Makan di Pasar Induk Jakabaring, Mobil Pick Up Nurwahyudi Lenyap

"Logistik Pilgub sudah lengkap dan siap didistribusikan. Pengiriman logistik dikawal langsung anggota kepolisian dan petugas dari KPU agar logistik aman sampai tujuan," kata H Hasyim didampingi seluruh anggota komisioner KPUD PALI, Senin (25/6/2018) kemarin.

Sementara, Komisioner KPUD PALI divisi teknis Avintri Sandi mengatakan pengawalan logistik Pilgub Sumsel di kawal pihak kepolisian, Panwaslu, dan KPUD untuk menuju ke PPK.

"Surat suara di dalam kotak suara dan di segel. Segelnya di buka saat berada di TPS saat pecoblosan," kata Avintri.

Ia mengatakan, adanya laporan bahwa, masih ada warga belum mendapatkan C6 (pemberitahuan-red) tetapi memiliki KTP Elektronik tetap masih bisa nyoblos memberikan hak suaranya.

Baca: Selain KTP Jika Tak Dapat Undangan (C-6), Masyarakat Tetap Bisa Mencoblos dengan Dokumen Ini

Dikatakan Avintri, yang bersangkutan tetap bisa melakukan pencoblosan Pilgub melihat DPT sudah terdaftar atau sebaliknya bisa juga mendaftar terlebih dahulu kemudian di atas jam 12 bisa mencoblos.

"Kalau ada warga yang KTP domisilinya di desa, sedangkan yang berangkutan tinggal di Pendopo, maka yang bersangkutan bisa minta A5 yang berada di KTP berdomisili," jelas Avintri. (Tribunsumsel.com, Ariwibowo)

Editor: Reigan Riangga
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved