Datang ke OKI dan Lakukan Panen Raya, Pendi Gading Bawa Kabar Gembira 'Ada Ganti Rugi'

Direktorat Jenderal (Ditjen) PSP Kementerian Pertanian RI, Pendi Gading Permana untuk kesekian kalinya mengunjungi

Datang ke OKI dan Lakukan Panen Raya, Pendi Gading Bawa Kabar Gembira 'Ada Ganti Rugi'
sripoku.com/mat bodok
Direktorat Jenderal (Ditjen) PSP Kementerian Pertanian RI, Pendi Gading Permana bersama Sekda OKI, H Husin SPd, Kasdim 0402/OKI, Perwakilan Dinas Pertanian Sumsel, Kadis Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Holtikultura OKI, serta pejabat lainnya panen padi IP200 di Desa Lubuk Seberuk. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Mat Bodok

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG - Direktorat Jenderal (Dirjen) PSP Kementerian Pertanian RI, Pendi Gading Permana untuk kesekian kalinya mengunjungi Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Selasa (26/6/2018).

Kali ini, beliau diundang untuk melakukan panen perdana padi IP200 di Desa Lubuk Seberuk, Kecamatan Lempuing Jaya, Kabupaten OKI.

Panen raya ini juga dilakukan oleh Sekda OKI, H Husin SPd, Kasdim 0402/OKI, Perwakilan Dinas Pertanian Sumsel, Kadis Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Holtikultura OKI, serta pejabat lainnya.

Camat Lempuing Jaya, Refly mengucapan, terima kasih atas perhatian pemerintah baik pemerintah pusat, provinsi dan Pemda OKI yang terus menerus memperhatikan dan mengurusi petani serta memberikan bantuan alat pertanian.

Sekda OKI, H Husin SPd MM mengatakan, di wilayah Kabupaten OKI ini ada 4 tipologi lahan pertanian yakni rawa lebak, pasang surut, tadah hujan dan kering.

"Pak Bupati H Iskandar SE mengapresiasi para petani di Kabupaten OKI yang telah giat dan terus bersemangat dalam memproduksi padi, sehingga OKI menduduki peringkat kedua produsen Padi di Sumsel dan 5 besar di Indonesia," ungkap Sekda.

Ditjen PSP Kementerian Pertanian RI Pendi Gading Permana mengungkapkan, areal persawahan di Lubuk Seberuk seluas 1400 hektar ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin dan jika ingin menuju IP300 harus didaftarkan asuransi Rp36.000/hektar.

"Nilai itu sudah disubsidi pemerintah pusat, dan jika nanti saat tanam ketiga ada serangan hama atau gagal panen maka akan mendapat ganti Rp6 juta per hektar," ungkap Pendi.

Gading juga menyatakan, ada bantuan benih padi gratis bagi masyarakat Sumsel dan OKI untuk lahan seluas 100.000 hektar. "Pemkab OKI harus mengajukan permohonan agar bantuan benih padi gratis ini bisa disalurkan ke petani disini," cetus Pendi.

Gading juga mengingatkan agar masyarakat OKI untuk tidak melakukan alihfungsi lahan, karena hal tersebut diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 41 tahun 2009 tentang Perlindungan Lahan Pertanian.

Kadis Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Holtikultura OKI, H Syaripudin SP MSi menuturkan, petani OKI mengubah pola tanam, yang biasanya padi-palawija-padi, kini diubah menjadi padi-padi-padi.

"Adanya bantuan alat petani cepat mengelolah lahan sawah membuat petani mengubah pola tanam padi, tanam paliwija tanam padi dengan dibantu alat petani dari alat sawah, tanam, panen," tandasnya.

Penulis: Mat Bodok
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved