Berita Pagaralam
Jelang Lebaran, Pedagang Musiman Mulai Padati Pasar di Pagaralam, Lahan Parkir Jadi Lapak
Setiap tahun jelang hari raya Idul Fitri, pedagang di Pasar Dempo Permai Kota Pagaralam selalu melonjak. Kondisi ini disebabkan
Penulis: Wawan Septiawan | Editor: Reigan Riangga
Laporan wartawan Sripoku.com, Wawan Septiawan
SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Setiap tahun jelang hari raya Idul Fitri, pedagang di Pasar Dempo Permai Kota Pagaralam selalu melonjak. Kondisi ini disebabkan banyaknya pedagang musiman yang menjajakan barang dagangannya.
Pedagang yang selalu hadir saat jelang lebaran yaitu pedagang roti dan pedagang baju.
Pantauan Sripoku.com, Jumat (8/6/2018), tampak hampir setiap sudut dikawasan Pasar Dempo Permai terlihat ada pedagang roti.
Bahkan beberapa fasilitas umum seperti lahan parkir digunakan para pedagang untuk mengelar lapak mereka.
Tidak hanya itu, para pedagang juga memanfaatkan celah ruang yang kosong seperti depan toko-toko bahkan lokasi pas bunga juga dimanfaatkan menjadi lapak berdagang roti.
Hal tersebut membuat pasar menjadi sempit dan sudah mencari ruang gerak.
Heni (29), seorang pengunjung Pasar Dempo Permai mengatakan, pihaknya sangat terganggu dengan banyaknya pedagang musiman tersebut. Pasalnya para pedagang membuat pasar menjadi semakin sempit.
"Mereka ini mengelar lapak tidak beraturan menjadikan beberapa titik dipasar Dempo Permai menjadi sempit. Padahal lokasi yang menjadi lapak tersebut merupakan lokasi pejalan kaki dan lahan parkir," ujarnya.
Ditambahkannya, akibatnya hampir semua lahan parkir dijadikan lokasi berdagang para pedagang musiman. Warga terpaksa memarkirkan kendaraan dibadan jalan, kondisi tersebut membuat jalan menjadi sempit dan menyebabkan kemacetan.
"Parkir kendaraan sudah berada dibadan jalan. Inilah yang menyebabkan kemacetan disepanjang jalan Pasar Dempo Permai," katanya.
Meli (44) salah satu pedagang Roti musiman mengatakan, setiap tahun pihaknya selalu menjual roti dikawasan Pasar Dempo Permai. Hal tersebut dilakukannya saat jelang lebaran saja, pasalnya saat lebaran banyak warga yang menjadi berbagai jenis roti kering.
"Saya setiap tahun selalu menjual roti ini pak. Sebenarnya saya ini sehari-hari berjualan sayuran, namun karena keuntungan jual roti saat jelang lebaran ini lebih menjanjikan saya pindah sementara menjadi penjual roti," katanya.
Baca: Ingin Pilwako Pagaralam Aman, Ini Jumlah Anggota yang Diterjunkan di 428 TPS
Baca: Awasi Proses Perhitungan Suara, Pemkot Pagaralam Manfaatkan Medsos untuk Desk Pilkada
Baca: Mantapkan Pengamanan Idul Fitri, Kapolres Pagaralam Gelar Vicon dengan Kapolri
Baca: KPU Pagaralam Sayangkan APK dan BK Paslon Dirusak OTD, Pihak Berwajib Diminta Atasi