Berita OKU Timur

BPBD OKU Timur Uji Kesiagaan PT MHP dalam Penanganan Karhutla

BPBD OKU Timur disaskikan Damdim dan Kappolres melakukan pengujian atas kesiapsiagaan PT MHP dalam menanggulangi bencana karhutla.

BPBD OKU Timur Uji Kesiagaan PT MHP dalam Penanganan Karhutla
SRIPOKU.COM/EVAN HENDRA
PT MHP memastikan peralatan yang disiapkan untuk mengantisipasi karhutla berfungsi demikian juga dengan SDM yang ada. 

Laporan wartawan sripoku.com, Evan Hendra

SRIPOKU.COM, MARTAPURA  - Untuk memastikan PT Musi Hutan Persada (MHP) siap dalam menangani dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan Dandim dan Kapolres serta BPBD OKU Timur melakukan pemantauan kesiapsiagaan PT MHP dalam menanggulangi bencana karhutla.

"Jika kita lihat semua alat-alat yang ada sudah cukup baik. Kita berharap apa yang telah disiapkan bisa dioperasionalkan dengan maksimal dan efektif, karena karhutla menjadi prioritas pertama pemerintah dalam menghadapi Asian Games," ungkap Komandan Kodim 0403 OKU Letkol Arm Agung Widodo, S.Sos.

Sedangkan Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya, SH, S.IK menambahkan, peralatan yang disiapkan pihak perusahaan untuk mengantisipasi karhutla cukup bagus, namun pihaknya tetap meminta agar perusahaan lebih meningkatkan sinkronisasi kepada pemerintah daerah dan provinsi.

"Kita juga meminta bantuan kepada pihak PT MHP untuk mengcover wilayah di sekeliling obresvasi perusahaan. Kita semua mengajak masyarakat agar terus mewaspadai jangan sampai terjadi kebakaran hutan dan lahan yang menyebabkan asap dimana-mana yang nantinya dapat mengganggu pelaksanaan ajang Asian Games pada Agustus mendatang," katanya.

Sementara, Direktur FPSEAM PT MHP Aminullah. SH mengatakan, wilayah PT MHP sebenarnya tersebar di tiga kawasan hutan diantaranya kawasan hutan Penakat, hutan Suban Driji dan hutan Martapura.

Untuk kawasan Martapura pihaknya mempersiapkan beberapa peralatan diantaranya buldozer, tanki air, tanki sancin, tanki tracktor, tronton, tower pemantau dan seluruh perengkapan didalam peraturan P32 Kalaka yang merupakan syarat mininum yang harus dimiliki oleh perusahaan dalam rangka pengendalian kebakaran hutan dan lahan.

Disitu memuat semua instrumen pengendalian kebakaran hutan baik dari SDM, peralatan maupun sitem pelaporan dan sebagainya.

"Semua peraturan yang mengacu pada P 32 Kalaka semua sudah dipenuhi, serta persiapan untuk melakukan pencegahan karhutla dengan langkah-langkah diantaranya langkah pemetaan rawan-rawan titik api, penyusunan strategi serta penanganannya," ungkapnya. (hen).

Penulis: Evan Hendra
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved