Sepanjang 24 KM Jalur LRT, Dilengkapi Jalur Emergency Penumpang

Progres pengerjaan kereta api ringan atau LRT Palembang sudah hampir mendekati 90 persen. Selain perampung rel kereta, , fokus pekerjaan mega proyek

Sepanjang 24 KM Jalur LRT, Dilengkapi Jalur Emergency Penumpang
SRIPOKU.COM/Zaini
Sejumlah pekerja LRT melakukan pemeriksaan rambu dan pagar pengaman penumpang di stasiun LRT, Kamis (19/4/2018). Paparan yang disampaikan PT Waskita Karya hanya 5 stasiun dari 13 stasiun LRT yang bakal beroperasi antara lain stasiun Bandara SMB II, Palembang Icon, ampera, Jakabaraing dan OPI Mall. 

SRIPOKU.COM , PALEMBANG - Progres pengerjaan kereta api ringan atau Light Rail Transit (LRT) Palembang sudah hampir mendekati 90 persen. Selain perampung rel kereta, fokus pekerjaan mega proyek penunjang Asian Games 2018 ini tengah mengebut pekerjaan walk way atau jalan emergency penumpang.

Berita Lainnya:  Progres Hampir 90 Persen, Pengerjaan LRT Fokus Pembuatan Walkway & Perbaikan Jalan

Adapun jalur emergency penumpang tersebut dibuat tepat di sebelah rel kereta. Nantinya panjang walk way juga menyesuaikan panjang lintasan LRT yakni sepanjang 24 KM.

Dari pantauan Sripo, terlihat para pekerja tengah mengebut membuat walk way dan merampungkan pagar pembatas berwarna abu-abu di zona Jakabaring, Ampera dan Sudirman. "Kemarin progres sudah mencapai 89,2 persen lebih, sekarang fokus kita menyelesaikan walk way," kata Kepala Proyek LRT Palembang, Masudi Jauhari, Selasa (1/5).

Ia menyebut, penyelesaian walk way termasuk pekerjaan kritisi yang seharusnya bisa dikerjakan lebih cepat. Akan tetapi pihaknya enggan terburu-buru, dikhawatirkan hasil didapatkan tidak sempurna.

Untuk pekerjaan walk way sendiri pihaknya menargetkan bakal selesai sekitar pertengahan bukan Juni mendatang. "Sebetulnya bisa selesai lebih cepat, ya paling lama bulan Juni sudah selesai jalur wal waknya," tegasnya.

Tak hanya jalan evakuasi ketika kereta LRT terkendala, pengerjaan juga difokuskan dengan infrastruktur pendukung lainnya, seperti pembuatan taman dan memperbaiki jalan rusak. Jalan rusak akibat pembangunan LRT pun diklaim sudah dikerjakan sesuai prosedur. Dari Zona I atau bandara pihaknya bakal melakukan perbaikan overlay penyempurnaan jalan agar kembali mulus seperti semula.

"Baru satu lapis, tetapi perbaikannya harus ada dua lapis agar kembali sempur. Kalau tidak begitu seperti janji saya, Masudi siap digantung di Ampera," ungkap Masudi. (OCA)

Penulis: Odi Aria Saputra
Editor: Bedjo
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved