Jelang Bulan Puasa Harga Sembako di PALI Merangkak Naik

Menjelang bulan suci Ramadhan, sejumlah bahan kebutuhan pokok di pasar Inpres kota Pendopo Kabupaten PALI mengalami kenaikan

Jelang Bulan Puasa Harga Sembako di PALI Merangkak Naik
TRIBUNSUMSEL/ARI WIBOWO
Seorang pedang sedang menunggu pembeli di Pasar Inpres Pendopo. 

SRIPOKU.COM, PALI-- Menjelang bulan suci Ramadhan, sejumlah bahan kebutuhan pokok di Pasar Inpres kota Pendopo Kabupaten PALI mengalami kenaikan yang cukup fantastis.

Pantau Tribun di sejumlah toko di pasar Inpres Pendopo. Harga telur ayam yang semula hanya Rp 19 ribu/Kg kini naik menjadi Rp 22 ribu sampai Rp 24 ribu per kg.

Selain itu, harga daging ayam potong juga melonjak cukup drastis yang sebelumnya hanya Rp 30 ribu/Kg kini naik menjadi Rp 36 ribu/kg.

Bahkan kelonjakan yang signifikan terjadi pada daging sapi yang sebelumnya Rp 120 ribu/Kg kini melonjak menjadi Rp 140 ribu/Kg.

Baca:

Kisah Sedih Pernikahan Briptu Nova Hanya Bisa Saksikan Ijab Kabul Lewat Video. Ini Alasannya

Malam Nisfu Syakban, Lakukan Amalan Penting Ini Setengah Jam Sebelum Maghrib Tiba, Ini Manfaatnya

Tidak hanya itu, cabe merah pun mengalami kenaikan yang cukup tinggi. Dari sebelumnya Rp 30 ribu/kg kini naik menjadi Rp 42 ribu - Rp 45 ribu/ kg.

Kondisi ini pun dikeluhkan oleh para ibu rumah tangga di Kabupaten PALI. Seperti yang diutarakan oleh Asmeri, warga Talang Ubi.

Ibu tiga anak ini, mengeluhkan, meski bulan puasa masih sekitar dua minggu lagi. Tapi Sembako sudah pada naik harganya dan ini sangat memberat ibu rumah tangga.

"Belum bulan puasa harga naik, kalau bulan puasa pasti naik dua kali lipat. Sekarang saja hargo Sembako sudah naik," kelh Asmeri. Minggu(29/4/2018).

Asmeri bersama warga lainnya berharap, pemerintah setempat untuk melakukan operasi pasar dengan tujuan harga bahan pokok kembali stabil dari harga sebelumnya.Untuk mengatasi naiknya harga barang itu, Asmeri mengurangi belanja di pasar

"Kami mengurangi belanja, kalau dulu beli cabe merah keriting 1/2 Kg, sekarang beli 1/4 Kg , begitu juga bahan pokok lainya, kami berharap pemerintah ada solusi untuk menurunkan bahan pokok, agar segera kembali normal, kalau seperti ini sangat memberatkan kami," harapan Asmeri. (TS/Ari Wibowo)

Editor: pairat
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved