Buya Menjawab

Bagaimana Menyambut Nisfu Syakban?

Bagaimana sikap dan amalan yang boleh dilakukan oleh kaum muslimin dalam menghadapi malam nisfu sya'ban nanti. Mohon penjelasan Buya,

Editor: Bedjo
maringngerrang.blogspot.com
Ilustrasi. 

SRIPOKU.COM - Assalamualaikum.Wr.Wb.
BUYA, bagaimana sikap dan amalan yang boleh dilakukan oleh kaum muslimin dalam menghadapi malam nisfu sya'ban nanti. Mohon penjelasan Buya, bagaimana tata cara menyambutnya? Terima kasih.
08136726xxxx

Berita Lainnya:  Catat Tanggalnya! Lakukan Amalan ini di Malam Nisfu Syakban, Dapat Hapus Dosa

Jawab:
Was wr.Wb.
WALAUPUN sebagian dari para ulama ada yang menyatakan hadits yang berkenaan nisfu Sya'ban tergolong hadits dho'if, namun dalam metodologi istinbath Imam Hanbali (Ahmad bin Hanbal) bahwa hadits do'if di pakai oleh imam Hanbali sebagai dalil, bahkan dalam hal sunnah, hadits mursal dan hadits dho'if lebih didahulukannya dari qiyas, sedangkan imam Syafii menggunakan hadits dha'if untuk lifadhoilil a'mal.

Tata cara menyambutnya membaca doa Nisfu Sya'ban yang diawali dengan;
1. Mendirikan sholat Maghrib berjamaah dan sholat sunnat Ba'diya Maghrib.

2. Setelah sholat sunnat Ba'diya, dilanjutkan dengan membaca surah Yaasiin sebanyak 3 kali dengan niat; Pertama, meminta panjang umur untuk beribadah kepada Allah Swt. Niat kedua, meminta diberi rezeki yang banyak dan halal sebagai bekal beribadah kepada Allah Swt. Dan niat ketiga memohon dikuatkan iman.

3. Membaca doa Nisfu Sya'ban setiap setelah membaca surah Yaasiin.

4. Dilanjutkan dengan Sholat sunnat Tasbih. (sholat Sunnat Tasbihnya boleh dilakukan setelah Sholat Isya).

Di dalam keterangan Hadist yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah Ra. Rasulullah Saw. bersabda: "Pada malam Nisfu Sya'ban Jibril As. mendatangiku dan berkata: "Wahai Muhammad! Malam ini dibukakan pintu-pintu langit dan pintu-pintu Rakhmat, maka berdiri dan sholatlah, angkat kepalamu dan kedua tanganmu ke langit. Maka aku bertanya kepada Jibril As. Wahai Jibril, malam apa ini? Maka Jibril berkata: "Malam ini dibukakan pintu-pintu sebanyak 300 pintu Rakhmat, maka Allah Swt mengampuni orang-orang yang tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu apapun, kecuali Tukang sihir, atau Nujum, atau pendendam, atau orang yang dawam minum khamar (peminum) atau orang yang membiasakan berzina, atau pemakan riba, atau orang yang durhaka kepada orang tua, atau orang yang suka adu domba, atau orang yang memutuskan silaturrahim. Maka sesungguhnya mereka tidak diampuni Allah Swt. sampai mereka bertaubat dan meninggalkan kebiasan mereka.

Maka Nabi Muhammad Saw. keluar ke Masjid beliau sholat dan menangis di dalam sujudnya dan berdoa: "ALLAHUMMA INNI A'UUZUBIKA MIN 'IQOOBIKA WA SAKHOTIKA WALAA UHSHII TSANAA AN 'ALAIKA ANTA KAMAA ASTNAITA 'ALAA NAFSIKA FALAKAL HAMDU HATAA TARDHO." (zubadatil waa 'iisziin). Demikian yang sudah dilakukan oleh kaum Muslimin dalam menyambut malam Nisfu
Sya'ban. (*)

Keterangan:
Konsultasi agama ini diasuh oleh Buya Drs H Syarifuddin Yakub MHI.
Jika Anda punya pertanyaan silahakan kirim ke Sriwijaya Post, dengan alamat Graha Tribun, jalan Alamasyah Ratu Prawira Negara No 120 Palembang. Faks: 447071, SMS ke 0811710188, email: sriwijayapost@yahoo.com atau facebook: sriwijayapost

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    Berita Populer

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved