Kunjungi Dapur Sripo
Slank Ogah Ikut Politik
Hiruk pikuk pesta demokrasi Pemilukada di Indonesia ternyata tidak membuat grup Slank latah ikut-ikutan berpolitik.
Penulis: admin | Editor: Bejoroy
“Kami dari dahulu sampai saat ini, sudah komitmen tidak mau ikut-ikutan politik. Kami sepakat akan berada di atas semua golongan,” ujar Bimbim (drumer) yang didampingi Kaka (vokalis), Abdi (gitar), Ivan (bassist) dan Rido (gitar), ketika berkunjung ke dapur Sriwijaya Post, Jumat (14/9) sore.
Menurut drummer Bimbim, kedatangan Slank ke Palembang atas undangan Sampoerna bukan hal-hal yang berbau politik.
“Dan kita (Slank, red), akan tetap bernyanyi menyuarakan jeritan dan aspirasi rakyat. Dan Slank akan terus memilih jalur musik Rock and Roll, Slank akan menyanyikan kidung rayuan jika Indonesia sudah sejahtera,” ujar Bimbim.
Ketika ditanya masalah politik Pemilukada Gubernur DKI Jakarta antara Jokowi (Kotak) dengan Foke (Kumis), Bimbim, menjawab diplomatis, bahwa masyarakat Jakarta sudah cukup pintar dan mengerti siapa yang akan mereka pilih. Ketika ditanya masalah prediksi pemenang di antara dua calon tersebut, Bimbim, kembali menjawab dengan singkat, saat ini, masyarakat ingin perubahan. “Jika ingin Jakarta berubah atau statis itu tergantung masyarakatnya. Jadi mereka tahu yang diinginkan,” imbuhnya.
Kemudian ditanyakan masalah regenerasi Slank, seperti yang telah dilakukan oleh beberapa grup musik di Indonesia seperti Koes Plus dan Soneta, Bimbim dan Kaka, menjawab bahwa sampai saat ini, Slank memang belum ada. Namun untuk kaderisasi seperti dengan grup musik lain atau teman-teman sudah mulai dilakukan.
“Kita belum ada regenerasi ke anak-anak, kita kalau ngumpul-ngumpul dengan teman-teman sudah ada,” ujar Kaka.
Mengenai rencana kegiatan mereka yang bertajuk konser Road to Soundrenalin yang disponsori oleh Sampoerna A Mild di PTC Palembang, Bimbim, mengatakan bahwa Slank akan menyanyikan 15 lagu. Diantaranya, ada dua lagu baru yakni Kupu Biru dan Punya Cinta yang tergabung dalam album Slank ke-19. (ari/fil)