Peringatan HUT Pattimura Berujung Bentrok
Puluhan Luka Kena Serpihan Bom
Bentrokan massa, Selasa (15/5) kembali terjadi di Kota Ambon di saat
Penulis: admin | Editor: Bejoroy
Kebanyakan korban mengalami luka lemparan batu. Namun ada sebagian korban mengalami luka akibat serpihan bom dan dirawat intensif di RSU Dr Haulussy.
Bentrokan ini bermula dari iring-iringan rombongan penari cakalele yang membawa obor Pattimura dari Negeri Batumerah akan diserahkan secara estafet ke masyarakat Mardika namun tanpa diduga terjadi keributan dengan warga yang sedang berdiri di tepi jalan.
Akibatnya obor-obor bambu yang dibawa rombongan penari ini dilemparkan ke arah penonton mengakibatkan sejumlah orang mengalami luka bakar dan dalam sekejap mata sudah terjadi aksi saling lempar dengan batu dan benda keras lainnya.
“Saya terkena lemparan obor di bagian pinggang hingga terbakar dan satu rumah di perbatasan dua negeri ini juga terbakar,” kata Rein Leohena, salah satu korban di RS Bhakti Rahayu Ambon.
Menurut Rein, sejumlah penonton juga terkena luka di tangan dan kaki akibat terkena sabetan benda tajam berupa parang yang diselipkan dalam bambu.
Ratusan personil Brimob, Dalmas, Shabara dan TNI Angkatan Darat dilengkapi peralatan lengkap dan kendaraan taktis seperti water canon, mobil barakuda serta panser berusaha menghalau massa dari kawasan Jalan Jenderal Sudirman hingga Jalan Rijali.
Meski dilempari massa, Kasdam XVI/Pattimura terlihat turun langsung ke TKP untuk memimpin anak buahnya melakukan pengamanan.
Sementara Ketua Sinode GPM, Pendeta John Ruhulessin berulang kali menenangkan massa dan mengimbau mereka untuk tidak melakukan tindakan anarkis, termasuk melakukan pemblokiran jalan, membakar ban atau melemparai aparat keamanan.
Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo meminta semua pihak di Ambon mengendalikan diri agar suasana kembali kondusif.
“Sekali lagi saya minta untuk mengendalikan diri ya. Artinya Ambon ini kan harus kita cegah ya (jangan bentrok). Sehingga kelompok manapun selalu mengedepankan hal-hal yang berkaitan bagaimana kondisi di Ambon betul-betul kondusif,” kata Kapolri di Istana Merdeka Jakarta, kemarin.
(tribunnews.com/ant)