Ekstra Pressing Hilton
Persipura Jayapura bercokol di puncak klasemen sementara ISL
Penulis: admin | Editor: Bejoroy
Mengandalkan formasi 4-3-3 dengan penguasaan bola pressing di setengah lapangan dan mengandalkan passing terkukur akan menjadi andalan SFC. Mereka harus bekerja keras merebut tiga poin demi merebut kembali tahta ISL. “Pressing di setengah lapangan dan kita tidak akan bertahan, menyerang adalah pertahanan terabaik,” kata pelatih Kas Hartadi, Selasa (17/4).
Menurut pria asal Solo ini, tidak mudah menghadapi Persisam, sebab tim ini baru saja tertahan oleh Persiram. Tentunya, mereka akan bermain ngotot saat menghadapi SFC. Kas mengingatkan defender Thierry Gathuessi untuk mengawasi dan menjaga secara khusus pergerakan Cristian Gonzales.
Kemudian meminta Ponaryo Astaman, Lim Jun Sik dan Firman Utina untuk menampilkan permainan dengan ciri khasnya, rapat, mengusai bola, dan pressing terhadap pemain lawan.
Menurut Kas, khususnya Gonzales adalah sosok pemain berbahaya, cepat dan kuat. Apalagi pemain asal Uruguay itu, menjadi pencetak gol tunggal saat Persisam kalah 3-1 dari SFC pada pertemuan pertama di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, 3 Maret 2012 lalu.”Gonzales pemain berbahaya, dia striker komplit dan saya meminta Thierry dan pemain belakang lainnya waspada,” jelas Kas Hartadi.
Menurut Kas, Thierry dalam kondisi bugar dan siap diturunkan, selain mengawasi pergerakan Gonzales, mereka juga perlu waspada terhadap Lo-picic dan penyerang lokal Persisam.
“Intinya kami bermain normal, mengandalkan koletivitas dan tim, tidak mudah melawan Persisam di kandang mereka,” jelas Kas.
Menurut Kas, pasca kemenangan lawan Deltras, pemain dalam motivasi tinggi saat menghadapi Persisam. Meski terasa berat tanpa Kayamba yang absen karena akumulasi kartu kuning. Namun dia yakin pemainnya bisa mengimbangi permainan tuan rumah.”Kami tidak boleh lengah apalagi meremehkan lawan,” jelas Kas.
Redam Conter Attack
Seperti laga sebelumnya, pelatih Kas selalu mengingatkan anak asuhnya untuk mewaspadai serangan-serangan balik dari tim lawan. Sebab apapun alasannya counter attack seperti menjadi momok bagi SFC.
”Tidak hanya kita, tim manapun kerap kedodoran jika mengatasi counter attack tim lawan,” jelas Kas.
Menyikapi ini, wing bek Supardi mengatakan, harus bermain full power menghadapi Persisam. Sebagai pencetak gol tunggal ketika SFC dihajar 1-4 Persisam musim lalu, bertekad menghapus kutukan tidak pernah menang di kandang lawan.
“Kami tahu, pernah kalah 1-4 dari Persisam, itu menjadi motivasi kami untuk menghadapi Persisam,” jelas Supardi.
Dia mengatakan, ada tiga pemain Persisam yang patut diwaspadai yakni Gonzales, Eka Ramdani dan Jerry Boima Karpeh. Menurut Supardi, ketiga pemain merupakan ruh permainan Persisam.
“Ketiganya, patut kami waspadai, namun dalam permainan sepakbola, kami akan menjegal siapapun yang memasuki areal pertahanan dan menerap zona marking untuk menjaga pertahanan agar tidak kebobolan,” jelasnya.
Menurut pemain didikan Dilkat PPLP Palembang ini, menjaga clean sheet atau tidak kebobolan dalam sebuah pertandingan sangat penting. Jika SFC tidak kebobolan, maka peluang untuk meraih tiga poin terbuka lebar.”Paling tidak jika kami tidak kebobolan satu poin sudah ditangan,” urai Supardi. (ndr/cw2)