Selebrasi Lokal 2026
Tiga Alasan Mohammad David Optimistis Inggris Raih Gelar Piala Dunia
Mohammad David mati-matian menjagokan Timnas Inggris bakal bangkit menjuarai Piala Dunia 2026 kali ini.
Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Abdul Hafiz Sripo
Ringkasan Berita:
- Mohammad David menjagokan tim nasional Inggris menjuarai Piala Dunia 2026.
- Inggris dinilai memiliki skuad matang dan pertahanan kokoh di bawah asuhan Thomas Tuchel.
- Kehadiran Thomas Tuchel membawa perubahan taktik yang lebih seimbang bagi The Three Lions.
- Mohammad David berharap Inggris mengulang sejarah kejayaan mereka pada tahun 1966.
SRIPOKU.COM - Ketua Umum Askot PSSI Palembang Mohammad David mati-matian menjagokan Timnas Inggris bakal bangkit menjuarai Piala Dunia 2026 kali ini.
"Kita jagokan tim Inggris. Berharap Inggris di Piala Dunia 2026 kali ini dia bisa dapat gelar Piala Dunia. Karena sudah terlalu lama negara Inggris ini merindukan arak-arakan Piala Dunia," ungkap Mohammad David kepada Sripoku.com, Rabu (3/6/2026).
Mohammad David yang juga CEO David FC mengingatkan sejarah Inggris pernah menjuarai Piala Dunia satu kali, yaitu pada tahun 1966. Pada turnamen bersejarah tersebut, Inggris juga bertindak sebagai tuan rumah dan berhasil mengalahkan Jerman Barat di pertandingan final dengan skor 4-2 di Stadion Wembley.
"Inggris dijagokan sebagai juara Piala Dunia berkat kehadiran pelatih Thomas Tuchel yang membawa taktik lebih seimbang, rekor pertahanan luar biasa yang mencatatkan nirbobol di sepanjang fase kualifikasi, serta materi pemain bintang yang matang secara pengalaman di level tertinggi," kata Wapres Sriwijaya FC ini.
Setidaknya ada tiga poin penilaian terhadap tim berjuluk The Three Lions ini menjadi salah satu favorit utama:
1. Kejeniusan Taktik Thomas Tuchel
Pelatih Thomas Tuchel membawa perubahan besar dengan menghilangkan penumpukan pemain berkarakter "nomor 10" yang sempat membuat permainan Inggris tidak seimbang. Ia lebih memilih pemain yang memberikan fleksibilitas. Tuchel juga memastikan keharmonisan ruang ganti dengan mencoret pemain yang berpotensi memicu masalah jika menjadi pemain cadangan.
2. Pertahanan yang Sangat Kokoh
Di bawah arahan Tuchel, lini belakang Inggris bertransformasi menjadi tembok yang sangat sulit ditembus. Selama fase kualifikasi menuju turnamen, mereka mencatatkan rekor luar biasa dengan tidak kebobolan satu gol pun, serta selalu mencatat clean sheet (nirbobol).
3. Skuad Bertabur Bintang
Skuad Inggris diisi oleh pemain-pemain yang secara konsisten bersaing dan menjadi tulang punggung di liga-liga top Eropa. Kualitas individu di setiap lini memberikan kedalaman skuad yang memungkinkan pelatih melakukan rotasi atau mengubah strategi di tengah pertandingan tanpa harus menurunkan kualitas permainan.
| Tahu dari Kakak, Curhat Wanita yang Diteror Mantan Pacar di Palembang karena Foto Tanpa Busana |
|
|---|
| Pelajar Korban Kecelakaan Depan BPJS Kesehatan Palembang, Truk Kontainer Melintas di Jam Terlarang |
|
|---|
| Polemik Parkir Rajawali Belum Usai, DPRD Desak Tindak Lanjut Kasus Perusakan dan Tunggakan Pajak |
|
|---|
| Perkuat Pasar di Palembang, Javaco Luncurkan Program 'Suara Jagoan' untuk Dukung Pengrajin Lokal |
|
|---|
| Asal-usul Desa Pengabuan dan Pengabuan Timur: Dari Karta Dewa hingga Kisah Heroik Puyang Wakim |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/DAVID-JAGOKAN-INGGRIS.jpg)