Berita Pagar Alam

Sejumlah Destinasi Wisata di Kawasan Gunung Dempo Pagar Alam Ditutup, Ini Daftar Lengkapnya

Ketua Desa Wisata Gunung Dempo, Wawan Alamsyah, membenarkan adanya penutupan sementara destinasi wisata di kawasan tersebut.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Wawan Septiawan | Editor: Odi Aria
Sripoku.com/Wawan Septiawan
DITUTUP- Objek wisata Bukit Tungguan di Pagar Alam yang ramai didatangi pengunjung, Selasa (7/4/2026). Objek wisata Bukit Tungguan jadi salah satu objek wisata yang ditutup sementara. 

Ringkasan Berita:
  • Sejumlah destinasi wisata di kawasan Gunung Dempo Pagar Alam ditutup sementara dan sebagian ditutup total
  • Penutupan dilakukan karena persoalan regulasi dan perizinan lahan HGU PTPN VII
  • Pengelola berharap ada solusi agar wisata Gunung Dempo tetap berkembang dan melibatkan masyarakat lokal

SRIPOKU.COM, PAGAR ALAM — Kabar penutupan sementara sejumlah destinasi wisata di kawasan Gunung Dempo, yang berada di lahan HGU milik PTPN VII Kota Pagar Alam, mengejutkan masyarakat dan pelaku pariwisata setempat.

Penutupan ini dikhawatirkan berdampak pada jumlah kunjungan wisatawan ke Kota Pagar Alam, yang selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Sumatera Selatan.

Bahkan, sejumlah objek wisata di kawasan Gunung Dempo telah menjadi ikon baru pariwisata di Pagar Alam.

Ketua Desa Wisata Gunung Dempo, Wawan Alamsyah, membenarkan adanya penutupan sementara destinasi wisata di kawasan tersebut.

“Dengan penuh kesadaran dan rasa haru, kami dari pengelola desa wisata Gunung Dempo menyampaikan bahwa destinasi wisata ini untuk sementara waktu ditutup,” ujarnya dalam keterangan pers.

Ia menjelaskan, selama ini pengelola bersama pihak PTPN VII Regional I telah berupaya mengembangkan pariwisata berbasis komunitas dan memberdayakan masyarakat lokal.

Namun, adanya persoalan regulasi dan perizinan menjadi kendala yang berdampak pada keberlanjutan pengelolaan.

“Kami memahami kawasan ini bukan sekadar destinasi wisata, tetapi juga ruang kehidupan masyarakat,” tambahnya.

Wawan juga menyebut bahwa Gunung Dempo telah menjadi salah satu daya tarik utama di Sumatera Selatan dan mulai dikenal hingga tingkat nasional.

Pihaknya masih terus memperjuangkan pengembangan kawasan tersebut ke Kementerian Pariwisata RI.

Meski demikian, penutupan sementara ini disebut dilakukan demi kebaikan bersama dan keberlanjutan pengelolaan ke depan.

Ia turut menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah mendukung pengembangan wisata di kawasan tersebut, mulai dari Kementerian Pariwisata RI, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan, PTPN VII Regional I, hingga Dinas Pariwisata Kota Pagar Alam.

“Kami berharap masyarakat Gunung Dempo tetap menjadi bagian utama dalam pengelolaan potensi wisata ke depan. Bagi kami, Gunung Dempo adalah ruang hidup, identitas, dan warisan yang harus dijaga bersama,” tegasnya.

Terkait hal ini pihak PTPN 7 membenarkan hal tersebut. Namun penutupan ini dilakukan sementara sampai pihak pengelolah destinasi yang ada di kawasan kebun teh PTPN bisa melengkapi persyaratan yang ada.

"Benar pak, sementara kami lakukan penutupan. Hal ini terkait adanya regulasi dan perizinan baru yang dikeluarkan oleh pihak PTPN I Regional 7 Lampung," ujar Seviana Dewi Menejer PTPN 7 Pagar Alam.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved