Berita OKU Timur
Sudah Beberapa Hari Pertalite & Pertamax Langka di OKUT, Pertamax Eceran Tembus Rp24 Ribu per Liter
Kondisi ini sudah berlangsung dalam beberapa hari terakhir dan paling dirasakan pada BBM jenis Pertalite dan Pertamax.
Penulis: Choirul Rahman | Editor: Odi Aria
Ringkasan Berita:
- Kelangkaan BBM jenis Pertalite dan Pertamax terjadi di Kabupaten Kabupaten OKU Timur, memicu antrean panjang di SPBU dan Pertashop sejak beberapa hari terakhir
- Keterlambatan distribusi pasokan diduga menjadi penyebab utama, sehingga stok cepat habis saat tiba dan tidak mampu memenuhi tingginya permintaan masyarakat
- Dampaknya, harga BBM eceran melonjak hingga Rp16 ribu–Rp24 ribu per liter di wilayah Belitang, membuat warga semakin terbebani
SRIPOKU.COM, MARTAPURA– Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) kembali terjadi di Kabupaten OKU Timur dan membuat antrean kendaraan mengular di sejumlah SPBU maupun Pertashop.
Kondisi ini sudah berlangsung dalam beberapa hari terakhir dan paling dirasakan pada BBM jenis Pertalite dan Pertamax.
Pantauan di lapangan Jumat (22/5/2026), sejak pagi hari puluhan hingga ratusan kendaraan roda dua dan roda empat tampak memadati lokasi pengisian BBM.
Para pengendara bahkan harus rela menunggu berjam-jam demi mendapatkan bahan bakar untuk beraktivitas.
Tak hanya antrean panjang, kelangkaan ini juga berdampak pada melonjaknya harga BBM di tingkat pengecer.
Di wilayah Belitang, harga Pertamax eceran dilaporkan menembus angka Rp16 ribu hingga Rp24 ribu per liter.
Seorang petugas SPBU di OKU Timur menyebut kondisi ini terjadi akibat keterlambatan distribusi pengiriman BBM ke daerah tersebut.
“Untuk saat ini memang ada keterlambatan pengiriman BBM, sehingga stok di beberapa tempat mengalami kekosongan,” ujarnya.
Akibatnya, pasokan yang datang tidak sebanding dengan tingginya permintaan masyarakat, sehingga stok cepat habis begitu tiba di SPBU maupun Pertashop.
Salah satu warga, Habib Maulana, mengaku kesulitan mendapatkan BBM dalam beberapa hari terakhir. Ia bahkan harus berpindah-pindah lokasi untuk mencari bahan bakar yang masih tersedia.
“Di Pertashop antreannya panjang. Mau cari di pengecer juga malas karena harganya mahal,” keluhnya.
Hal senada juga disampaikan warga lain yang mengaku kondisi serupa terjadi hampir di semua titik penjualan BBM di wilayah OKU Timur.
Di sisi lain, warga juga menyoroti pembelian menggunakan jeriken yang dinilai memperpanjang antrean karena menyerap stok dalam jumlah besar.
Sementara itu, hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai penyebab pasti kelangkaan maupun kepastian normalnya distribusi BBM di wilayah tersebut.
Warga berharap pemerintah dan pihak terkait segera mengambil langkah agar distribusi BBM kembali lancar, sehingga aktivitas masyarakat tidak terus terganggu.
| Banjir di Martapura OKU Timur, Pemukiman Warga di Kampung Sawah, Perjaya dan Jati Rahayu Tergenang |
|
|---|
| BBM di Belitang OKU Timur Langka, Warga Kesulitan Cari Pertalite dan Pertamax |
|
|---|
| Pria Asal Riau Ini Coba-coba Jadi Jagoan di OKU Timur, Nekat 'Kuasai' Peredaran Sabu di Jayapura |
|
|---|
| PMII OKU Timur Bangun Kepekaan Sosial Mahasiswa Lewat Diskusi Film 'Pesta Babi' |
|
|---|
| Panen Daun Bawang di Martapura Menggeliat, Harga Rp17 Ribu per Kg Ringankan Beban Petani |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/RATUSAN-PENGENDARA-DI-OKU-TIMUR-SERBU-SPBU.jpg)